“Melalui Pembinaan GadePreneur 2026, kami ingin membantu para pelaku UMKM agar dapat berkembang lebih baik, memiliki daya saing, serta mampu naik kelas. Pegadaian berharap pembinaan ini tidak hanya memberikan ilmu, tetapi juga membuka peluang usaha yang lebih luas bagi para peserta,” ujar Maryono.
Keberhasilan kegiatan ini menunjukkan tingginya antusiasme pelaku UMKM terhadap program pembinaan yang aplikatif dan berorientasi pada pengembangan usaha. Pegadaian berharap GadePreneur dapat terus menjadi ruang tumbuh bagi UMKM Indonesia agar semakin mandiri, inovatif, dan berdaya saing di masa depan.
Sementara itu, Deputy Bisnis PT Pegadaian Area Kalideres, Sunarjati, menyampaikan bahwa pembinaan UMKM melalui program GadePreneur merupakan wujud nyata kepedulian Pegadaian terhadap perkembangan usaha masyarakat.
“UMKM memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Karena itu, Pegadaian berkomitmen untuk terus hadir memberikan pendampingan, pembinaan, serta membuka peluang yang dapat membantu pelaku usaha meningkatkan kualitas dan daya saing produknya agar mampu berkembang secara berkelanjutan,” ujar Sunarjati.
Keberhasilan kegiatan ini menunjukkan tingginya antusiasme pelaku UMKM terhadap program pembinaan yang aplikatif dan berorientasi pada pengembangan usaha. Pegadaian berharap GadePreneur dapat terus menjadi ruang tumbuh bagi UMKM Indonesia agar semakin mandiri, inovatif, dan berdaya saing di masa depan.
(Ard/Rdk)



