“Tetapi buku tersebut tidak diterima langsung oleh kelurahan melainkan diserahkan melalui karang taruna, karena kelurahan menunjuk karang taruna untuk mengelolanya,” tambahnya.
Dikonfirmasi terpisah, Ajat selaku Lurah Pakulonan Barat membenarkan ada pengadaan buku tersebut. Namun Ajat menyayangkan rak bukunya tidak ada.
“Iya ada (pengadaan buku) sayangnya gak sama rak bukunya. Terkait jumlahnya kurang lebih ada 290 buku, semuanya ada lima dus,” sebut Ajat.
Pantauan infotangerang.co.id, sebanyak 5 Dus yang berisi buku pembelajaran dan Al-Quran tersebut tampak tergeletak dan penuh dengan debu. Buku-buku itu disimpan di salah satu ruangan, terkesan tidak dimanfaatkan dengan baik.
Sementara itu, Ketua Karang Taruna Kelurahan Bojong Nangka mengatakan, dirinya tidak merasa menerima bantuan buku tersebut.
“Sampai detik ini saya belum pernah menerima dalam bentuk anggaran maupun barang,” tandasnya.
(Fan/Fan)



