“Nanti tinggal kita umumkan saja ke media nanti, (daerah) yang sukses program ini, yang tidak mau ikut daerahnya ini, ini, ini tinggal umumkan saja,” terangnya.
Guna mempermudah masalah pembiayaan, lanjut Mendagri, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang dibantu Kementerian/Lembaga (K/L) terkait dalam waktu singkat akan membuat petunjuk teknis (Juknis). Ketika Juknis sudah diterbitkan, Mendagri meminta para kepala daerah ataupun Pj. kepala daerah untuk tidak ragu lagi memberikan anggaran khusus bagi program literasi matematika dengan metode Gasing ini.
“Program ini ada juknisnya, kemudian Dirjen Bangda akan membuat yang saya tanda tangani Surat Edaran untuk mem-follow up, untuk melakukan revisi anggarannya, sehingga Rekan-Rekan bisa membuat program ini di tempat Bapak/Ibu sekalian dengan anggaran APBD yang ada. Kalau mau menggunakan CSR silakan juga,” tandasnya.
Dalam Rakor Kepala Daerah se-Tanah Papua tersebut, Profesor Yohanes Surya tampak hadir untuk memberikan paparan terkait metode Gasing. Metode ini diklaim terbukti dapat meningkatkan performa kecerdasan matematika anak-anak dalam hal pengoperasian aritmetika dari penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian.
(Rdk)



