Kanit Reskrim Polsek Pasar Kemis, Ipda Ahmad Dasuki, menjelaskan bahwa petugas telah melakukan pengecekan di lokasi serta berkoordinasi dengan unit identifikasi dan pihak rumah sakit. Menurutnya, penyebab pasti kematian belum dapat dipastikan dan masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.

Ahmad Dasuki juga membantah isu yang sempat beredar bahwa korban meninggal dalam kondisi hamil. “Itu tidak benar, memang informasi yang didapat sebelum meninggal dunia, yang bersangkutan pernah mengeluh sakit di area perut setelah melahirkan anak yang ketiga. Dan posisi ditemukan juga sudah membengkak karena sudah tiga hari,” terangnya.

Kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi lingkungan sekitar. Warga diharapkan tidak mengabaikan apabila ada tetangga atau penghuni kontrakan yang sudah beberapa hari tidak terlihat beraktivitas maupun sulit dihubungi. Apabila menemukan kondisi mencurigakan, masyarakat diminta segera melapor kepada pengurus lingkungan atau pihak kepolisian, serta tidak mengambil tindakan sendiri atau menyebarkan spekulasi yang belum terverifikasi.

 

(AD/Rdk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *