Close Ads

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ads


Seorang Buruh Tewas Kecelakaan Kerja, Bos Perusahaan di Panongan Ngumpet

Kabupaten Tangerang  

Foto: perusahaan tempat Nurjaya terjatuh saat memperbaiki pipa air. (Dok. infotangerang.co.id)
Advertisement

KABUPATEN TANGERANG – Nasib naas menimpa Nurjaya (26) seorang buruh tewas karena kecelakaan kerja saat memperbaiki pipa air milik perusahaan di Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang.

Dari informasi yang didapat infotangerang.co.id, ada dua nama perusahaan di tempat Nurjaya bekerja, yaitu PT Trauva Pasifik dan PT Rio Tera Gemilang.

Nurjaya mengalami luka serius di bagian kepala setelah terjatuh ketika sedang memperbaiki pipa air milik perusahaan tempatnya bekerja, Sabtu 16 April 2022. Nurjaya dinyatakan meninggal dunia pada 6 Mei 2022 saat dirawat intensif selama 19 hari di Rumah Sakit Tobat Balaraja.

Baca juga:  Jumat Berkah, Kapolresta Tangerang Bagikan Nasi Kotak untuk Warga

Sebelum dibawa ke Rumah Sakit Tobat, bapak satu anak itu sempat dilarikan oleh pihak perusahaan ke Rumah Sakit Ciputra Hospital CitraRaya Tangerang. Karena pihak perusahaan tidak mau menanggung biaya operasi, maka dokter yang menangani Nurjaya mempersilahkan keluarga untuk membawa pasien ke rumah sakit lain.

Istri almarhum Nurjaya, Siti Rohmah mengatakan telah menyerahkan permasalahan ini kepada kuasa hukum dari Sihombing & Partners Advocates dan Legal Consultans.

Baca juga:  Kapolresta Tangerang dan Perumdam TKR Kompak Salurkan Bantuan Air Bersih

Siti Rohmah meminta kepada perusahaan melalui kuasa hukumnya untuk memberikan hak almarhum suaminya sesuai undang-undang yang berlaku.

“Saya akan berjuang untuk mendapatkan hak almarhum suami saya. PT Truva Pasifik dan atau Rio Tera Gemilang harus bertanggung jawab,” tegasnya.

Sementara itu, Ivan Ezar selaku kuasa hukum menjelaskan, setiap perusahaan harus memenuhi standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3) sehingga dapat mencegah terjadinya kecelakaan kerja.

Iklan Ads

Advertisement

Scroll to Continue With Content

Advertisement