Close Ads

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ads


Kerang Ngamprak, Sensasi Makan Seafood Berantakan yang Menggoda

Dinamai Kerang Ngamprak karena tampilannya yang terlihat "berantakan" atau ngamprak saat disajikan. Kerang Ngamprak menawarkan pilihan menu yang beraneka ragam, dari kerang hijau, kerang darah, hingga kerang campur dengan kisaran harga mulai 10.000 hingga 15.000 rupiah.

Kuliner  

Editor: Redaksi

Kerang Ngamprak menawarkan pilihan menu yang beraneka ragam, dari kerang hijau, kerang darah, hingga kerang campur. (Dok. infotangerang.co.id)
Advertisement

KULINER – Kerang merupakan salah satu makanan laut yang digemari oleh banyak orang. Rasanya yang gurih dan kenyal membuat kuliner satu ini menjadi salah satu makanan favorit bagi para pecinta seafood.

Salah satu kuliner kerang yang patut dicicipi di Jakarta adalah Kerang Ngamprak yang berlokasi di Jalan Menceng Raya Nomor 14, Kalideres, Jakarta Barat.

Dinamai Kerang Ngamprak karena tampilannya yang terlihat “berantakan” atau ngamprak saat disajikan atau diolah.

Namun jangan khawatir, sensasi makanan laut yang disajikan Kerang Ngamprak ini akan memuaskan para pencinta seafood.

Baca juga:  Rumah Makan Real Chicken Mubarokah Anyer Sediakan Menu Seafood Hingga Khas Sunda

Ida selaku pemilik usaha kuliner Kerang Ngamprak sekaligus penggemar kuliner laut ini mengatakan, dirinya memulai usaha kuliner dengan modal awal sebesar Rp 500 ribu.

“Karena kita tinggal di dekat daerah laut, dan di rumah kita juga suka makan kerang ini, akhirnya kita berpikiran untuk mencoba membuka usaha sendiri dengan modal lima ratus ribuan. Kebetulan juga, resep yang digunakan merupakan resep kita sendiri,” ujar Ida saat dikunjungi infotangerang.co.id, Kamis (13/4/2023).

Baca juga:  Waffle Lezat dari BesWaffle, Bersantap Nikmat di Kuliner Pasar Lama Tangerang

Saat ini, usaha tersebut telah beroperasi selama dua bulan dan Ida berharap agar dagangannya dapat terus menggaet lebih banyak pelanggan ke depannya.

“Sejauh ini, karena usaha kita masih baru 2 bulan, jumlah pelanggan yang kami dapatkan masih belum banyak sehingga kita belum mendapatkan cuan. Tapi kami berharap agar kedepannya usaha kami mendapat keuntungan yang lebih banyak lagi,” tutur Ida.

Iklan Ads

Advertisement

Scroll to Continue With Content

Advertisement