INFOTANGERANG.CO.ID – Polres Metro Jakarta Selatan resmi menghentikan penyelidikan terkait meninggalnya selebgram dan pemengaruh (influencer) Lula Lahfah di sebuah apartemen di kawasan Jakarta Selatan. Keputusan ini diambil setelah serangkaian pemeriksaan maksimal yang menunjukkan tidak adanya unsur tindak pidana dalam peristiwa tersebut.
Dalam konferensi pers yang digelar Jumat (30/1/2026), Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Iskandarsyah, mengungkapkan bahwa penyidik menemukan sebuah tabung berwarna merah muda berukuran 2.050 gram di lokasi kejadian.
“Tabung pink ini sempat menjadi perhatian. Kami telah melakukan pemeriksaan touch DNA untuk memastikan kandungan dan keterkaitan benda tersebut dalam peristiwa ini,” jelas Iskandarsyah. Langkah ini diambil guna menjawab spekulasi yang berkembang di tengah masyarakat.
Selain tabung tersebut, Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri juga mengamankan sejumlah barang bukti lain berupa sprei putih, tisu, dan kapas yang memiliki bercak darah.
Pembina Azhar Darlan dari Subbid Toksikologi Puslabfor menjelaskan bahwa berdasarkan hasil uji kecocokan dengan DNA sang ayah, bercak darah yang ditemukan merupakan darah menstruasi murni milik almarhumah.
“Darah pada sprei, tisu, dan kapas tersebut telah kami identifikasi dan hasilnya identik dengan darah menstruasi korban,” ungkap Azhar.
Sebelumnya, Lula Lahfah ditemukan meninggal dunia pada Jumat (23/1/2026) malam di lantai 25 apartemennya di kawasan Cipete Utara. Di lokasi, polisi juga menemukan satu kotak berisi obat-obatan serta surat keterangan rawat jalan dari Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI).
Kompol Murodih, Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, menegaskan bahwa tim di lapangan tidak menemukan adanya tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban. Dengan hasil tersebut, kepolisian menyimpulkan kasus ini selesai dan penyelidikan resmi dihentikan.
(AD/Rdk)


