Close Ads

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ads


Pagi Hari Momen Lonjakan Jemaah Haji di Miqat Bir Ali, 30 Petugas Siaga Penuh di 8 Titik Lokasi

Skema pembagian petugas ini diterapkan sejak awal operasional Sektor Bir Ali, untuk mengantisipasi penumpukan jemaah, terutama saat jadwal padat di pagi hari. Divia mencontohkan, Kamis pagi besok lebih dari 10 kloter dijadwalkan berangkat sebelum pukul 07.00 Waktu Arab Saudi.

Seputar Haji  

Editor: Ardiansyah

PPIH Sektor Bir Ali dengan jumlah personel 30 orang terus bergerak aktif membantu pengaturan dan mengantisipasi adanya jemaah yang tercecer. (Dok. Media Center Haji)
Advertisement

MADINAH – Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Sektor Bir Ali dengan jumlah personel 30 orang, terus bergerak aktif membantu pengaturan dan mengantisipasi adanya jemaah yang tercecer.

Jumlah petugas ini disebut Kepala Sektor Bir Ali, Divia Ardianto, sebagai yang terbanyak sepanjang operasional haji di Bir Ali dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Petugas ditempatkan di 8 titik lokasi cek poin di Kawasan Bir Ali, yang disiapkan untuk mengurai alur jemaah.

“Baru kali ini jumlah petugas haji di Bir Ali sangat banyak, lebih dari 30 orang. Hampir di setiap lini ada petugas Indonesia. Bahkan petugas haji dari negara lain menilai ini membantu menyukseskan ibadah haji Indonesia,” ujar Divia kepada Media Center Haji, Rabu (13/5/2026).

Baca juga:  Hotel Jemaah Haji 2026 di Makkah Dilengkapi Fasilitas Mesin Cuci

Skema pembagian petugas ini diterapkan sejak awal operasional Sektor Bir Ali, untuk mengantisipasi penumpukan jemaah, terutama saat jadwal padat di pagi hari.

Divia mencontohkan, Kamis pagi besok lebih dari 10 kloter dijadwalkan berangkat sebelum pukul 07.00 Waktu Arab Saudi.

Kondisi di Kawasan Bir Ali pada pagi hari menjadi tantangan tersendiri, karena akses toilet masih dikendalikan petugas Arab Saudi.

Baca juga:  Melanggar Aturan di Area Masjid Nabawi, Jemaah Bisa Didenda Hingga Larangan Masuk Arab Saudi

Biasanya hanya 1-2 pintu toilet yang dibuka, sebelum petugas lokal datang membawa kunci.

“Kalau toilet belum siap, ini bisa jadi kendala besar karena jumlah jemaah yang didorong pagi hari sangat banyak. Kalau tidak segera siap, bisa jadi hambatan besar karena jemaahnya banyak,” ungkap Divia.

Keberadaan petugas PPIH yang jumlahnya lumayan banyak, memudahkan mengantisipasi dan memberi arahan kepada jemaah jika terjadi masalah tersebut.

Selain itu, kata dia, PPIH juga mengambil alih penanganan jemaah yang tertinggal.

Iklan Ads

Advertisement

Scroll to Continue With Content

Advertisement