KABUPATEN TANGERANG – Hujan deras selama tiga hari mengakibatkan ratusan rumah warga, dan kantor media online bantennet.com yang berada di Perumahan Nirwana, Kelurahan Sepatan, Kecamatan Sepatan itu turut terendam banjir hingga mencapai 30 cm. Banjir diduga karena terjadi penyumbatan di berbagai titik saluran irigasi.
Menurut salah satu warga di Perumahan Nirwana mengatakan kejadian ini sering terjadi bila musim hujan tiba. Banjir disebapkan banyak irigasi yang tersumbat dan bangunan liar di sepanjang irigasi.
“Banjir disini sering terjadi dan kami sering mengeluhkan hal ini kepada pihak kelurahan, akan tetapi keluhan kami jarang di tanggapi pihak pemerintah setempat,” tutur warga yang enggan disebutkan namanya, Minggu (21/2/2021).
“Banjir yang kami alami dikarenakan kecilnya saluran irigasi ditambah banyaknya penyumbatan sampah dari para pedagang liar yang ada di Pasar Gedeg Sepatan. Keluhan sempat disampaikan kepada anggota DPRD Kabupaten Tangerang pada saat Reses di tahun 2019. Namun sampai saat ini belum ada pihak kelurahan untuk merapihkan, bahkan sekeratris kelurahan sempat menyampaikan itu semua urusannya pihak Pemkab Tangerang,” tambahnya.
Hal serupa juga disampaikan oleh Ali selaku Ketua RT 05 RW 02. Ia menjelaskan banjir ini akibat saluran irigasi yang sangat kecil dan banyaknya sumbatan sampah dari pedagang liar yang ada di sekitar Perumahan Nirwana.
“Banjirnya dari jalan pintu masuk perumahan sampai kedalam. Rumah warga di RT 05/02 juga terendam dan kantor bantennet juga terendam banjir, sehingga peralatan kerja seperti komputer, meja, dan kursi harus dipindahkan ke tempat yang lebih tinggi. Warga menginginkan untuk secepatnya perbaikan gorong gorong atau irigasi yang sangat kecil diperbaiki agar lebih luas,” jelasnya.



