Banjir di Perumahan Nirwana, Kantor Media Bantennet.com Ikut Terendam

Penulis -

Minggu, 21 Februari 2021 - 21:39 WIB

Foto: Kantor Redaksi bantennet.com di Perumahan Nirwana terendam banjir, Minggu (21/2/2021).

Foto: Kantor Redaksi bantennet.com di Perumahan Nirwana terendam banjir, Minggu (21/2/2021).

KABUPATEN TANGERANG – Hujan deras selama tiga hari mengakibatkan ratusan rumah warga, dan kantor media online bantennet.com yang berada di Perumahan Nirwana, Kelurahan Sepatan, Kecamatan Sepatan itu turut terendam banjir hingga mencapai 30 cm. Banjir diduga karena terjadi penyumbatan di berbagai titik saluran irigasi.

Menurut salah satu warga di Perumahan Nirwana mengatakan kejadian ini sering terjadi bila musim hujan tiba. Banjir disebapkan banyak irigasi yang tersumbat dan bangunan liar di sepanjang irigasi.

“Banjir disini sering terjadi dan kami sering mengeluhkan hal ini kepada pihak kelurahan, akan tetapi keluhan kami jarang di tanggapi pihak pemerintah setempat,” tutur warga yang enggan disebutkan namanya, Minggu (21/2/2021).

“Banjir yang kami alami dikarenakan kecilnya saluran irigasi ditambah banyaknya penyumbatan sampah dari para pedagang liar yang ada di Pasar Gedeg Sepatan. Keluhan sempat disampaikan kepada anggota DPRD Kabupaten Tangerang pada saat Reses di tahun 2019. Namun sampai saat ini belum ada pihak kelurahan untuk merapihkan, bahkan sekeratris kelurahan sempat menyampaikan itu semua urusannya pihak Pemkab Tangerang,” tambahnya.

Baca Juga :  Persiapan Penerapan 'New Normal' Camat Sepatan Bangun Posko Gabungan

Hal serupa juga disampaikan oleh Ali selaku Ketua RT 05 RW 02. Ia menjelaskan banjir ini akibat saluran irigasi yang sangat kecil dan banyaknya sumbatan sampah dari pedagang liar yang ada di sekitar Perumahan Nirwana.

“Banjirnya dari jalan pintu masuk perumahan sampai kedalam. Rumah warga di RT 05/02 juga terendam dan kantor bantennet juga terendam banjir, sehingga peralatan kerja seperti komputer, meja, dan kursi harus dipindahkan ke tempat yang lebih tinggi. Warga menginginkan untuk secepatnya perbaikan gorong gorong atau irigasi yang sangat kecil diperbaiki agar lebih luas,” jelasnya.

“Setiap di musim penghujan seperti sekarang ini kami sebagai warga selalu was-was, dan khawatir selain banjir yang akan melumpuhkan aktivitas warga juga akan berakibat banyaknya wabah penyakit yang akan datang,” sambungnya.

Sementara itu, Pimpinan Redaksi bantennet.com, Rusadin Ijam sangat menyayangkan kepada pihak pemerintah, baik di tingkat Kelurahan, Kecamatan Sepatan, bahkan Pemerintah Kabupaten Tangerang yang masih berdiam diri dan tidak ada tindakan untuk memperbaiki, serta menata rapih para pedagang dan bangunan liar yang berdiri di sepanjang jalan lingkar pasar sepatan.

Baca Juga :  Polsek Mauk Meringkus Seorang Pelaku Curanmor yang Kerap Beraksi di Tangerang

“Pemerintah Kabupaten Tangerang seharusnya memperhatikan penyebap banjir yang terjadi di Perumahan Nirwana. Ini bukan hanya terjadi di tahun ini saja, bahkan ini sudah berlangsung lama. Sampai saat ini masih dibiarkan tanpa adanya tindakan,” tutur Rusadin Ijam yang juga anggota dari Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Tangerang.

Lebih lanjut Rusadin Ijam menjelaskan, seharusnya batas pasar tradisional sepatan itu bukannya di area badan jalan yang menuju kepemukiman warga. Bukan hanya banjir yang dikeluhkan, melainkan jalan pun terasa mengganggu karena di saat warga melintas akan terjadi kemacetan.

“Saya sangat berharap agar pihak pemerintah, kelurahan, atau kecamatan cepat sigap dengan kejadian ini. Karena warga yang akan beraktivitas jadi terhambat. Kepada PD pasar tradisional sepatan untuk bisa mengatasinya,” tandasnya. (Dhi/Red)

Source: SMSI Kabupaten Tangerang.

Share :

Baca Juga

Kabupaten Tangerang

Siap Bersinergi, Perumdam TKR Dukung Program SMSI Kabupaten Tangerang

Hukum & Kriminal

Polisi Ringkus Sindikat Pencurian Mobil Bak Terbuka Kurang dari 24 Jam

Hukum & Kriminal

Polisi Bekuk 6 Pelaku Judi Kartu di Tanjung Pasir

Kabupaten Tangerang

Kapolsek Pakuhaji AKP Dr. Edy Suprayitno Bersama Tiga Pilar Tinjau ‘Kampung Sehat’

Hukum & Kriminal

Tukang Sate di Tangerang Kepergok Warga Sedang Menyembelih Kambing Curian

Kabupaten Tangerang

Operasi Yustisi, Sanksi Pelanggar Protokol Kesehatan 4 Orang Diganjar Pus-Up

Banten Terkini

Kapolsek Pakuhaji Kawal Evakuasi 8 Orang Reaktif Virus Covid-19

Kabupaten Tangerang

Ada Pegawai Positif Corona, Kantor Kecamatan Mauk Disterilisasi