INFOTANGERANG.CO.ID – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang, Banten, menargetkan pemberian imunisasi campak kepada 10.000 tenaga medis dan kesehatan (nakes) di wilayahnya. Langkah ini merupakan tindak lanjut instruksi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI untuk melindungi kelompok rentan terhadap penyakit campak.

Kepala Dinkes Kabupaten Tangerang, Hendra Tarmizi, menyampaikan bahwa pemberian imunitas bagi nakes tersebut masih menunggu hasil studi efikasi vaksin campak untuk orang dewasa dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

“Tenaga medis kita target paling banyak 10.000 orang menerima imunisasi campak. Saat ini kami tinggal menunggu vaksin dari pemerintah pusat,” ujar Hendra di Tangerang, Senin (6/4/2026).

Hendra menjelaskan bahwa kebijakan ini diambil sebagai respons terhadap sejumlah kasus campak yang dialami oleh tenaga medis. Pemerintah pusat menginstruksikan antisipasi dan penguatan imunitas bagi kelompok yang berisiko tinggi tertular.

Kabupaten Tangerang ditetapkan sebagai salah satu daerah prioritas dalam program ini, bersama dengan Tangerang Selatan, Bima, Palembang, Pandeglang, Jakarta Barat, Depok, Palu, dan Serang.

“Sekarang kita hanya menunggu alokasi vaksin. Teknis dan pelaksanaannya nanti kita tunggu lebih lanjut,” tambahnya.

Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kemenkes, Andi Saguni, membenarkan rencana vaksinasi bagi nakes. Menurut data Kemenkes, sekitar delapan persen kasus campak terjadi pada orang dewasa, meskipun mayoritas masih didominasi balita.

“Dari 10 kasus kematian akibat campak pada 2026, satu di antaranya menimpa usia dewasa 25 tahun. Sisanya balita, namun ada pula kasus anak usia 14 tahun,” jelas Andi.

Dengan prioritas yang diberikan kepada Kabupaten Tangerang, diharapkan para tenaga medis di garda terdepan segera mendapatkan perlindungan penuh dari penyakit campak.

(AD/Rdk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *