KESEHATAN, infotangerang.co.id – Momen libur sekolah telah tiba! Ini merupakan waktu yang paling sering dipilih oleh orang tua untuk menyunat (khitan) sang buah hati. Waktu libur yang panjang memberikan kesempatan bagi anak untuk beristirahat di rumah dengan tenang tanpa harus memikirkan PR atau risiko tertinggal pelajaran di sekolah.
Sayangnya, tidak sedikit orang tua dan anak yang masih merasa ragu karena membayangkan rasa sakitnya. Padahal, dengan pendekatan yang tepat, anak dijamin tidak akan ketakutan saat menjalani proses khitan.
Sebenarnya, Sunat Itu Prosedur yang Seperti Apa?
Menurut Dokter Umum RS Sari Asih Ciputat, dr. Mohamad Dhiaulhaq, khitan atau sunat secara sederhana adalah proses membuang kulit yang menutupi ujung alat kelamin laki-laki (kulup). Prosedur ini bukan sekadar pemenuhan tradisi atau kewajiban agama, melainkan investasi penting bagi kesehatan masa depan anak.
3 Manfaat Utama Sunat bagi Kesehatan Anak
Selain nilai religius, ada tiga manfaat medis utama yang langsung didapatkan anak setelah menjalani prosedur sunat:
1. Lebih Mudah Dibersihkan: Setelah kulit penutupnya dihilangkan, ujung kelamin menjadi sangat mudah dibersihkan. Kotoran dan sisa urine tidak akan lagi menumpuk dan menjadi sarang kuman.
2. Bebas Infeksi Saluran Kemih: Secara medis, anak laki-laki yang sudah disunat memiliki risiko yang jauh lebih kecil untuk terkena infeksi saluran kemih (infeksi saluran pipis).



