“Jadi kami sedang mengkaji apakah sekolah tetap akan belajar di rumah, sementara infrastruktur di sekolah-sekolah ini belum siap kalau infrastruktur sudah siap satu meja untuk 1 orang siswa, artinya kita harus memberlakukan shift,” ungkap Zaki.
Airin Rachmi Diani selaku Walikota Tangerang Selatan juga setuju dengan apa yang diungkapkan oleh Bupati Tangerang bahwa PSBB harus diperpanjang, akan tetapi ada banyak hal yang perlu dilonggarkan seperti sarana ibadah, toko-toko kecil.
“Kami mengusulkan PSBB agar di lanjutkan tetapi dengan banyak pengecualian seperti sarana ibadah pasar tokoh-tokoh kecil dan ruko bisa dibuka, karena tanpa PSBB masyarakat akan sangat sulit untuk di atur dan salah satu untuk mendisiplinkan masyarakat juga dengan PSBB,” terangnya.
Di tempat terpisah, Gubernur Banten Wahidin Halim mengungkapkan bahwa PSBB di Wilayah Banten Khususnya Tangerang Raya akan diperpanjang tetapi dengan beberapa pertimbangan pelonggaran, terutama tempat peribadatan dan untuk teknis perpanjangan PSBB nanti biarkan Sekda Provinsi dan Daerah saling komunikasi.
“Saya setuju tempat peribadatan dibuka akan tetapi protokol kesehatan covid-19 harus lebih diperketat di sarana ibadah tersebut, jangan sampai malah nantinya terjadi hal-hal yang tidak di inginkan,” kata Wahidin Halim yang akrab disapa dengan sebutan WH.
Masih kata WH, ia juga mengharapkan jangan terburu-buru dalam hal pembukaan mall karena itu nanti bisa jadi tempat penularan apabila tidak di pikirkan dengan matang oleh kita semua. Terkait sekolah Kata WH di liburkan dahulu jangan ada aktivitas, sampai ada arahan dari Pusat lebih lanjut.
“Terkait pembukaan mall kita perlu di sepakati bersama bagaimana nanti cara pengamanannya jangan sampai kita kecolongan, dan juga saya sepakat untuk sekolah untuk sementara ya diliburkan karena di khawatirkan terjadi penularan, sampai ada arahan dari pusat,” Jelas WH. (Red)



