Datangi Polda Banten, Iman Fuadi Resmi Laporkan PT Arthaasia Finance

Penulis -

Selasa, 16 Februari 2021 - 16:35 WIB

Foto: Iman Fuadi (kanan) bersama pendamping hukum, Cecep Syaifudin datangi Polda Banten untuk melaporkan PT Arthaasia Finance atas dugaan perampasan.

Foto: Iman Fuadi (kanan) bersama pendamping hukum, Cecep Syaifudin datangi Polda Banten untuk melaporkan PT Arthaasia Finance atas dugaan perampasan.

SERANG – Iman Fuadi selaku debitur yang didampingi Cecep Syaifudin sebagai Pendamping Hukum (PH) resmi melaporkan PT Arthaasia Finance ke Direktorat Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Banten. Laporan dugaan perampasan kendaraan tersebut teregister dengan nomor LP/55/II/RES.1.24./2021/SPKT III/BANTEN.

Cecep Syaifudin mengatakan pihaknya melaporkan PT Arthaasia Finance berdasarkan dugaan perampasan kendaraan milik Iman Fuadi (Klien) yang terjadi pada Kamis (4/2/2021).

“Ya, kami telah melaporkan PT Arthaasia Finance atas dugaan perampasan kendaraan milik klien kami,” kata Cecep, usai membuat laporan kepada wartawan, Senin (15/2/2021).

Menurut Cecep, PT Arthaasia Finance yang menarik kendaraan debitur tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan, dan dalam pelaksanaan eksekusi kendaraan dilakukan berdasarkan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap.

Baca Juga :  Gelar Operasi Cipta Kondisi dan Yustisi, Kapolresta Tangerang Pimpin Apel Gabungan 3 Pilar

“Jadi, mekanisme penarikan kendaraan berdasarkan undang-undang Fidusia dan aturan lainnya, serta Perkap nomor 8 tahun 2011 tentang pengamanan eksekusi jaminan Fidusia tidak dilaksanakan oleh PT Arthaasia Finance. Itu dasar kita melaporkan mereka ke Polda Banten,” terang Cecep.

Cecep menambahkan, dalam hal ini, kliennya tidak pernah menyerahkan kendaraan yang ia miliki sejak tahun 2016 kepada pihak yang mengaku debt collector utusan PT Arthaasia Finance.

“Sejauh ini dari tahun 2016 hingga saat ini, klien saya tidak pernah menyerahkan kendaraannya kepada siapapun, apalagi kepada debt collector utusan PT Arthaasia Finance,” tegasnya.

Baca Juga :  Geger! Bayi Malang Ditemukan Warga Masih Hidup Dikebun Singkong

Diberitakan sebelumnya, didampingi LKBH PWI, Iman Fuadi selaku debitur PT Arthaasia Finance mengaku menjadi korban perampasan kendaraan truk Isuzu Elf miliknya yang terjadi di Jalan raya Serang-Cilegon pada Kamis (4/2/2021).

Iman Fuadi yang juga aktif sebagai wakil bendahara Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Serang itu meminta pendampingan hukum kepada Cecep Syaifudin dari Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) PWI Provinsi Banten. Iman Fuadi menjelaskan, kendaraan truk Isuzu dengan nomor polisi B 9644 FDD diduga dirampas oleh orang yang mengaku sebagai debt collector utusan dari PT Arthaasia Finance. Saat itu kendaraan sedang dikemudikan oleh Ahmad Yani selaku sopir. (Dhi/Red)

Share :

Baca Juga

Banten Terkini

Catat! Ini 24 Lokasi Skrining Covid-19 Pemprov Banten

Banten Terkini

Pedagang ini Bagikan Batagor Gratis Karena Prihatin Dampak Corona

Banten Terkini

Walikota Serang Sebut Ibu Yuli Meninggal Karena Takdir Bukan Kelaparan

Banten Terkini

BPN Banten Peduli, Salurkan Pakaian dan Perlengkapan Ibadah ke Warga ‘Huntara’ Lebak-Banten

Banten Terkini

Dinkes Banten Gandeng Ormas Demi Cegah Covid-19

Banten Terkini

PWI dan SMSI Banten Berpesan Pers Harus Netral di Pilkada 2020

Banten Terkini

Ketum SMSI Firdaus: PWI dan SMSI Saling Melengkapi Bukan Rival

Banten Terkini

Polisi Evakuasi Seorang Pekerja Tewas Tersetrum Listrik