Lanjut ST mengatakan, bahwa lokasi tersebut tidak terlihat papan nama (plang) agen gas. “Saya lihat di depannya gak ada plang juga, seharusnya kan ada. Gas melon ukuran tiga kilo gram juga temen-temen saya mengeluhkan karena susah carinya,” ujarnya.
Sementara itu, Agus selaku penanggung jawab kegiatan penyuntikan gas membenarkan dengan adanya aktivitas tersebut.
“Iya benar itu milik saya,” ujarnya singkat saat dihubungi infotangerang.co.id, Kamis (18/6/2020).
Tak hanya lokasi di Pondok Aren saja, diduga penyuntikan gas tersebut juga berlangsung di Ciater Tangerang Selatan dekat Pabrik tahu. Hingga Saat ini kami berusaha konfirmasi kepada pihak berwajib untuk tindak lanjut penanganan dugaan gas oplosan tersebut. (Fan/Red)



