2. Profil Lipid
Kolesterol adalah lemak yang ditemukan dalam darah dan memiliki peran penting dalam tubuh, tetapi kadar yang tinggi bisa sangat berbahaya. Pemeriksaan profil lipid mengukur berbagai jenis kolesterol dalam darah, termasuk kolesterol total, LDL (kolesterol jahat), HDL (kolesterol baik), dan trigliserida.
Ketidakseimbangan pada komponen-komponen ini dapat menyebabkan penumpukan plak di dinding arteri, yang meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke.
- Kolesterol total: Harus di bawah 200 mg/dL.
- LDL (kolesterol jahat): Harus kurang dari 100 mg/dL.
- HDL (kolesterol baik): Diantara 40 – 60 mg/dL
- Trigliserida: Harus kurang dari 150 mg/dL.
Pemeriksaan kolesterol secara teratur sangat penting untuk menilai kesehatan jantung. Jika hasil pemeriksaan menunjukkan kadar kolesterol yang tidak sehat, dokter bisa segera memberikan saran terkait diet, olahraga, dan mungkin pengobatan untuk menurunkan kadar kolesterol.
3. Gula Darah
Pemeriksaan gula darah atau kadar glukosa juga sangat penting untuk mendeteksi diabetes atau pradiabetes. Kadar gula darah yang tinggi dapat merusak pembuluh darah dan saraf di seluruh tubuh, yang pada akhirnya dapat menyebabkan komplikasi serius seperti penyakit jantung, kerusakan ginjal, kerusakan saraf, dan masalah penglihatan.
Ada beberapa tes yang digunakan untuk mengukur gula darah:
- Tes Gula Darah Puasa: Mengukur kadar glukosa setelah berpuasa selama 8- 10 jam jam. Hasil normal adalah di bawah 120 mg/dL.
- Tes HbA1c: Menunjukkan gambaran rerata kadar gula darah selama 2-3 bulan terakhir. Nilai normalnya adalah kurang dari 5,7%.
“Jika hasil gula darah tinggi, ini bisa menjadi tanda awal diabetes atau pradiabetes, dan kita akan merekomendasikan langkah-langkah untuk mengelola gula darah kita, seperti perubahan pola makan, peningkatan aktivitas fisik, atau obat-obatan jika diperlukan,” jelas dr Siti Nur R Firda Fauziyah.
Follow Berita infotangerang.co.id di Google News
(Mad/Rdk)



