Close Ads

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ads


FAI Apresiasi Buku Pedoman Praktis Bahasa Berita

Kabupaten Tangerang  

Buku Pedoman Praktis Bahasa Berita. (Istimewa)
Advertisement

“Wujud nasionalisme seorang wartawan adalah mencintai bahasa Indonesia. Salah satu tugas wartawan tak lain mendidik masyarakat agar berbahasa Indonesia dengan baik dan benar,” tegasnya.

Sangki Wahyudin Ketua PWI Kabupaten Tangerang mengapresiasi terbitnya karya intelektual dua wartawan tersebut. Ia mengatakan, memang semestinya setiap wartawan memiliki kepedulian dan perhatian serius kepada penggunaan bahasa Indonesia.

“Karena pekerjaan wartawan sehari-hari selalu berkenaan dengan pemakaian bahasa, maka menjadi sebuah keniscayaan bagi wartawan untuk menguasai tata bahasa Indonesia yang baik dan benar,” ungkapnya.

Baca juga:  Musyawarah FKPT Kembali Pilih Kang Imas Sebagai Ketua Umum

Penasehat Forum Akademisi Indonesia (FAI) yang juga wartawan senior, Aat Surya Safaat mengapresiasi karya dua jurnalis yang mempunyai inisiatif mulia membuat buku pedoman praktis bahasa berita itu.

Menurut Penasehat FAI yang pernah menjadi direktur pemberitaan lembaga kantor berita nasional (LKBN) ANTARA dan kepala biro ANTARA di New York AS itu, uraian dalam buku tersebut dibuat relatif sederhana sehingga memudahkan pembaca memahaminya, tetapi tidak membuat penyederhanaan yang berlebihan.

Asesor Uji Kompetensi Wartawan (UKW) PWI yang juga memberi kata pengantar pada buku tersebut menambahkan, buku pedoman bagi jurnalis itu sangat penting terkait masih banyaknya penyusunan kalimat dan penggunaan bahasa di media massa yang tidak sesuai dengan pedoman bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Baca juga:  PSBB di Kabupaten Tangerang Diperpanjang, Ini Penjelasan Bupati Zaki

“Selain bagi wartawan, buku pedoman praktis bahasa berita ini juga layak dijadikan referensi bagi mahasiswa jurusan atau program studi komunikasi, sebab buku ini dibuat berdasarkan teori serta praktek para penulisnya yang sudah berpengalaman di dunia kepenulisan dan kewartawanan,” tutupnya. (Dhi/Red)

Source: SMSI Kabupaten Tangerang.

Iklan Ads

Advertisement

Scroll to Continue With Content

Advertisement