Forum Jurnalis Banten Bersatu Mengecam Keras Statement Oknum Apdesi Kabupaten Sukabumi

Penulis -

Rabu, 25 November 2020 - 18:55 WIB

Logo Forum Jurnalis Banten Bersatu. (dok.JBB)

Logo Forum Jurnalis Banten Bersatu. (dok.JBB)

TANGERANG – Forum Jurnalis Banten Bersatu (JBB) mengecam keras pernyataan yang dilakukan oleh oknum kepala desa yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Video viral sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) menyatakan “melawan LSM dan Media yang mengobok-obok desa kami”. Video berdurasi 26 detik tersebut kini viral di media sosial, yang diunggah pada Selasa (24/11/2020).

Komunitas wartawan yang tergabung dalam Jurnalis Banten Bersatu mengecam atas pernyataan (statement) yang dilontarkan tersebut. Amir Hidayat, ketua Jurnalis Banten Bersatu mengecam pernyataan oknum Apdesi yang mengatakan “melawan LSM dan Media yang mengobok-obok desa kami”. Menurut Amir, ucapan itu merupakan lontaran ujaran kebencian dan telah melecehkan insan Pers diseluruh pelosok nusantara.

Baca Juga :  Paslon Bupati Nias Utara Ingati Nazara dan Otorius Harefa Banjir Dukungan

Dikatakan Amir, Pers adalah pilar keempat demokrasi sebagai penyambung lidah rakyat dalam mengedukasi berita-berita yang dipublikasikan secara berimbang dan akurat. Pers selalu bersinergi dengan instansi, baik itu Pemerintah, TNI-Polri dan Swasta dalam menyampaikan serta memberikan informasi melalui karya tulisnya. Pers juga sebagai sosial kontrol dalam bidang pembangunan di Provinsi, Kabupaten/Kota.

“Terkait video viral oleh oknum ASN Sukabumi tersebut, itu sudah melawan undang-undang nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Kami atas nama forum Jurnalis Banten Bersatu meminta kepada Gubernur Jawa Barat dan instansi pejabat Kabupaten Sukabumi untuk menindak tegas para oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tergabung dalam Apdesi Kabupaten Sukabumi yang telah melecehkan para insan Pers, karena telah melontarkan ujaran kebencian kepada Media dan LSM,” tegas Amir, Rabu (25/11/2020).

Baca Juga :  Kuasa Hukum KSP PUM Bantah Ada Pengeroyokan Saat Rapat Khusus

Hal senada juga disampaikan Noven Saputera selaku Ketua Deputy Organisasi Forum Pers Independent Indonesia (FPII) dan Pembina Jurnalis Banten Bersatu. Dirinya mengecam keras atas ucapan yang terlontar dalam video tersebut jelas sudah mencoreng nama baik insan Pers di Indonesia.

“Maka kepada instansi penegak hukum harus menindak tegas hal itu, agar hukum di negara ini terlihat jelas tanpa ada indikasi tebang pilih,” tuturnya.

“Kami insan Pers ada untuk mengedukasi dan menjadi cooling system untuk masyarakat, bukan meresahkan masyarakat. Stop diskriminalisasi dan kriminalisasi terhadap wartawan, karena wartawan juga manusia,” tegas Noven Saputera, Pimpinan Umum MPP-Polri. (Arf/Red)

Source: Jurnalis Banten Bersatu.

Share :

Baca Juga

Nasional

Kisah Perjalanan Nabila Maharani Seorang Cover Musik YouTube

Nasional

Wapres Ma’ruf Amin Minta Masyarakat Patuhi Peraturan Larangan Mudik

Nasional

Luar Biasa! 318 Kabupaten/Kota Lembur di Hari Libur, Rekam dan Cetak Puluhan Ribu KTP

Nasional

Viral! Pemulung Nafkahi 12 Orang Cucunya Kena Razia Satpol PP di Kota Depok

Nasional

Mendagri Bahas Penundaan Pilkades di Rapat Koordinasi

Nasional

Bantuan Rp 600 Ribu Batal Cair Besok, Menaker Minta Maaf

Nasional

Konsolidasi DKP PWI se-Indonesia: Independensi Harga Mati

Nasional

Presiden Jokowi Larang Warga Untuk Mudik, ini Sanksinya Jika Nekat Melanggar