Dengan diterapkannya PSBB lanjutan, lanjut Rizkia, masyarakat mulai jenuh dan kembali mengindahkan himbauan pemerintah untuk itu kita terus mensosialisasikan kepada masyarakat akan pentingnya prilaku hidup bersih dan sehat jangan lupa menggunakan masker jika keluar rumah.
“Memang ekonomi harus berjalan, kebutuhan masyarakat harus terpenuhi, tetapi kesehatan masyarakat juga penting makanya menggunakan masker agar tidak tertular dan menularkan,” jelasnya.
H. Raka selaku Kasubag Prencanaan Kecamatan Solear menambahkan, saat ini Kecamatan Solear menempati urutan 21 penyebaran covid-19 diwilayah Kabupaten Tangerang, berdasarkan data website resmi Pemkab Tangerang, dengan rincian 1 orang ODP, 4 PDP dan 3 orang Positif.
“Karena itu mari sama-sama memutus mata rantai penularan virus covid-19, ikuti anjuran pemerintah,” tutur Raka yang juga mantan Protokoler Bupati Tangerang.
Saat ini kita bagikan sekitar 10 ribu masker kain kepada masyarakat, yang nantinya bisa digunakan setiap hari dan bisa dicuci kembali oleh masyarakat.
Disolear sendiri jalur transportasi masal seperti kereta api yang setiap hari hilir mudik di stasiun Tigaraksa ke Jakarta-Rangkas Bitung menjadi konsentrasi gugus tugas di Kecamatan Solear.
“Setiap hari masyarakat hilir mudik ke Jakarta melalui kereta api, untuk itu kebiasaan menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan wajib dilakukan agar melindungi diri dan orang lain,” tutup Raka. (Dhi/Red)



