Hilman Santosa: Kangkangi Aturan, Satpol PP Kota Tangerang Harus Segel Newton Waterpark

  • Bagikan
Ketua LSM Poros Tangerang Solid (Portas) Hilman Santosa. (dok. KJK)

KOTA TANGERANG – Pengunjung kolam renang Newton Waterpark di Jalan M Toha, Kelurahan Pabuaran Tumpeng, Kecamatan Karawaci pada Jumat (15/5/2021) membeludak. Hilman Santosa mengatakan Newton Waterpark diduga telah mengabaikan Surat Edaran Walikota Tangerang Nomor 180/1729-Bag.Hkm/2021 tentang perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat berbasis mikro dan mengoptimalkan posko penanganan Covid-19 di tingkat kelurahan untuk pengendalian Covid-19.

Ketua LSM Poros Tangerang Solid (Portas) Hilman Santosa menjelaskan, di dalam surat edaran tersebut tertuang bahwa tempat hiburan, gelanggang olahraga, dan tempat rekreasi ditutup. Surat ditandatangani langsung oleh Walikota Tangerang Arief R Wismansyah.

“Sudah jelas instruksi Gubernur Banten Nomor 556/901-Dispar/2021 tentang penutupan sementara destinasi wisata, dan ini bukan jebakan ‘batman’ lantaran surat edaran dari walikota sudah di jelaskan bahwa adanya larangan tempat rekreasi untuk tidak buka. Ini harus dijalankan oleh pengusaha hiburan dan pemilik rekreasi. Pada dasarnya memang bandel pengusaha atau pemiliknya, ada dugaan kucing-kucingan untuk buka mereka agar tidak terendus oleh Satgas Covid-19 dan Satpol PP,” jelas Hilman kepada wartawan, Senin (17/5/2021).

“Apabila Satpol PP Kota Tangerang tidak bisa menutup wahana tersebut, maka kita akan aksi ke Kantor Walikota Tangerang tentang kinerja penegak hukum daerah. Masa mudik dilarang, ziarah dilarang, ibadah sholat dilarang alasan penyebaran Covid-19 sementara tempat rekreasi dibuka dan luput dari pantauan. Inilah ketidaktegasan Satgas Covid-19 di Kota Tangerang,” tambahnya.

Sementara itu, Lurah Pabuaran Tumpeng, Ujang Soeleman menjelaskan bahwa saat ini pandemi Covid-19 masih ada. Isi surat edaran Walikota Tangerang tersebut sudah cukup jelas.

“Saya telah memberi informasi ke pihak pengelola terkait surat edaran Walikota Tangerang, karena masih dimasa pandemi Covid-19 di pasca lebaran jadi tempat rekreasi harus ditutup,” ucapnya.

Seperti diketahui, informasi membeludaknya pengunjung kolam renang Newton Waterpark berawal dari cuitan salah satu akun di Instagram. Mendapat informasi tersebut, tiga pilar dari Kecamatan Karawaci, Polsek Karawaci, dan Koramil 01/Tangerang dengan tegas langsung membubarkan pengunjung dan menutup sementara Newton Waterpark. (Hen/Red)

Source: KJK.

  • Bagikan