KM Usaha Baru sendiri mengalami kecelakaan tragis pada Selasa (7/10/2025) dini hari. Kapal nelayan yang berangkat dari Pelabuhan Cituis, Tangerang, tersebut terbalik setelah dihantam gelombang tinggi dan cuaca ekstrem di sekitar Perairan Pulau Bokor, Kepulauan Seribu.
Insiden ini mengakibatkan tujuh orang berhasil diselamatkan dan satu korban ditemukan meninggal dunia di awal kejadian.
Setelah dievakuasi ke Pulau Pari, tim SAR gabungan segera berkoordinasi dengan keluarga korban untuk proses identifikasi. Keluarga korban mengonfirmasi bahwa jasad tersebut adalah Jaenuddin MZ berdasarkan tanda-tanda fisik yang ada.
Sebelum penemuan ini, operasi SAR telah berlangsung intensif selama tiga hari, mengerahkan puluhan personel dari berbagai instansi seperti Basarnas, TNI AL, Polair, hingga nelayan setempat. Armada laut yang dikerahkan dalam penyisiran meliputi KN SAR Antasena dan berbagai perahu pendukung.
Dengan ditemukannya Jaenuddin MZ, operasi SAR untuk korban kecelakaan KM Usaha Baru secara resmi ditutup.
(AD/Rdk)



