Dalam keterangannya, Cindy juga menyoroti adanya dugaan provokasi dari pihak luar yang terekam sedang mengajak massa untuk mendatangi lokasinya. Terkait isu gangguan lalu lintas, pihak toko menegaskan bahwa operasional bongkar muat barang selalu dikoordinasikan agar tidak mengganggu ketertiban umum.
“Kondisi jalan terpantau normal dan tidak macet. Kami juga selalu menjalin komunikasi serta musyawarah dengan pengurus RT/RW maupun masyarakat sekitar, dan sejauh ini tidak ada kendala,” jelasnya.
Meski merasa dirugikan, pihak Toko Ani mengaku telah berupaya menempuh jalan damai dengan mengundang oknum tersebut secara formal untuk memberikan klarifikasi. Namun, undangan tersebut tidak dipenuhi oleh pihak terkait.
Menutup pernyataannya, Cindy menegaskan tidak akan segan menempuh jalur hukum apabila tidak ada itikad baik dari pihak oknum tersebut. “Ini menyangkut harga diri dan keamanan privasi saya. Jika gangguan ini terus berlanjut, kami akan membawa perkara ini ke ranah hukum demi kenyamanan usaha dan privasi pribadi,” pungkasnya.
(AD/Rdk)



