Close Ads

Iklan - Scroll untuk membaca artikel ↓

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Advertisement


Jurus Jitu Kemendikbud Berikan Bantuan Internet Gratis

Kabupaten Tangerang  

Advertisement

KABUPATEN TANGERANG – Langkah tepat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia dengan memberikan internet gratis disambut baik dewan guru SMK Negeri 5 Kabupaten Tangerang.

Guna menangani salah satu kendala yang dialami oleh peserta didik, Kemendikbud mengeluarkan ‘Jurus jitu’ dengan memberikan bantuan internet gratis yang tercantum dalam surat yang dikeluarkan pada tanggal 27 Agustus 2020 dengan nomor 8202/C/PD/2020.

Program pemberian kuota internet gratis ini tentunya disambut baik oleh peserta didik maupun dewan guru. Rizky Ramadan, seorang peserta didik SMK Negeri 5 Kabupaten Tangerang sangat senang mendengar adanya bantuan tersebut.

Baca juga:  Zulkarnain Calon Ketua Kadin Kabupaten Tangerang Didukung Ketum Kadin Nasional dan MPW PP Banten
Ade Romansyah Sekretaris Wakil Kepala SMK Negeri 5 Kabupaten Tangerang Bidang Kurikulum, (Foto: Rahmat Arif Hidayat/infotangerang.co.id).

Ya saya dan teman-teman saya sangat membutuhkan bantuan ini. Karena itukan (kuota internet) mau dipakai untuk Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) jadi itu sangat membantu kami dalam kegiatan belajar mengajar,” kata Rizky kepada infotangerang.co.id di ruang kerjanya, Senin (31/8/2020).

Begitu juga dengan pihak sekolah yang telah mengonfirmasi tentang adanya program pemberian kuota internet gratis bagi peserta didik. Pihak sekolah yang dalam hal ini diwakili Ade Romansyah sekretaris wakil kepala SMK Negeri 5 Kabupaten Tangerang bidang kurikulum sangat mengapresiasi program tersebut.

“Saya secara pribadi sangat mengapresiasi bantuan itu. karena kalau tidak salah, bantuan untuk guru kisaran 40 Gb perbulan. Bicara kurang atau cukup itu relatif. Tapi setidaknya sudah ada perhatian dari pemerintah, artinya pemerintah telah memfasilitasi peserta didik maupun guru dalam memperlancar kegiatan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau Dalam Jaringan (Daring),” kata Ade menambahkan.

Baca juga:  Pemerintah Desa Lemo Bagikan 5 Ton Jagung, H Satria: Tahun Baru di Rumah Saja

“Sekolah belum mendapat info secara teknis skema distribusinya seperti apa. Sekolah baru mendapatkan instruksi untuk mendata nomor handphone, baik peserta didik maupun guru dan diinstruksikan menginput nomor tersebut ke aplikasi Data pokok peserta didik (Dapodik),” tutup Ade. (Arf/Red)

Advertisement

Scroll to Continue With Content

Advertisement