Close Ads

Iklan - Scroll untuk membaca artikel ↓

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Advertisement


Kabar Baik! Ratusan Pasien Covid-19 di Kabupaten Tangerang dinyatakan Sembuh

Kabupaten Tangerang  

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar.
Advertisement

KABUPATEN TANGERANG – Kabar baik datang dari Kabupaten Tangerang, berdasarkan data pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 di Kabupaten Tangerang, terdapat 219 pasien Covid-19 dinyatakan sembuh, dari total 577 pasien.

Sedangkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 ada 25 orang yang dinyatakan sembuh dan Orang Dalam Pemantauan (ODP) ada 193 pasien yang sembuh.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang, dr Hendra Tarmizi mengatakan dalam melakukan pemantauan pasien Covid-19, Dinkes selalu berkoordinasi dengan seluruh rumah sakit dan Gugus Penanganan Covid-19.

“Berdasarkan data yang kami terima, ada penambahan pasien covid 19 yang dinyatakan sembuh. Dan data ini selalu kami update setiap harinya, juga berdasarkan laporan dari rumah sakit di seluruh Kabupaten Tangerang,” ujar Hendra mengutip dari Tagar, Jumat, 17 April 2020.

Baca juga:  UPT Samsat Balaraja Gelar Razia Pajak

Selain itu, kata Hendra, pasien meninggal dunia tidak ada penambahan, masih 21 orang. Ketika ditanya ada berapa kecamatan di Kabupaten Tangerang yang memang masuk dalam zona merah Covid-19, ia mengatakan ada enam kecamatan.

“Secara global, Tangerang yang merupakan daerah penyangga ibu kota sudah memasuki zona merah. Namun untuk pemantauan lokal, khususnya di wilayah Kabupaten Tangerang ada empat kecamatan yang masuk zona merah, yaitu Kelapa Dua, Curug, Pagedangan, Sindang Jaya,” tutur dia.

Baca juga:  Selamat dan Sukses, Yunius Lase Ditunjuk Jadi Wakil Ketua 2 MPC PP Kabupaten Tangerang

Namun begitu, kata Hendra, di seluruh kecamatan dilakukan pengawasan yang ketat. Ia mengatakan kepada seluruh warga Kabupaten Tangerang agar bisa mematuhi standar kesehatan yang memang saat ini diberlakukan.

“Seperti jaga jarak, hindari keramaian orang banyak. Dan jika memang ada tetangga kita yang sedag melakukan isolasi diri di rumah, agar tidak dikucilkan. Tetapi kita harus membantu agar pasien tidak keluar rumah dan menularkan virusnya kepada yang lain,” jelasnya. (map)

Advertisement

Scroll to Continue With Content

Advertisement