TANGERANG SELATAN – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar kegiatan perumusan kebijakan teknis, pemantapan, pemberdayaan, evaluasi, dan mediasi sengketa ormas tahun 2022.
Kegiatan dihadiri langsung Kaban Kesbangpol Tangsel Chaerul Soleh, Sekban H. Sarbini, Kabid Politik dan Organisasi Kemasyarakatan Virgo Sembiring dan para staf Kesbangpol serta para perwakilan dari berbagai Ormas diantaranya, Hipakad, FKPPI, BMI, GRIB, Paku Banten, Badak Banten, GMRI dan APSI.

Chaerul Soleh menjelaskan, kegiatan ini diadakan guna untuk merumuskan kebijakan teknis dalam memantapkan pemberdayaan dan pengawasan terhadap ormas serta mengevaluasi dan mediasi sengketa ormas di Tangerang Selatan.
“Tujuannya adalah agar ormas di Tangsel dapat berperan aktif dan dapat berpartisipasi membangun kota Tangerang Selatan yang baik Cerdas Modern dan Religius,” kata Chaerul di Resto Sae Pisan BSD, Tangerang Selatan, Jumat (4/11/2022).
Selain itu, lanjut Chaerul, untuk membangun komunikasi yang harmonis dan sinergitas antara pemerintah kota dengan organisasi kemasyarakatan, dan yang tidak kalah penting sebagai upaya untuk menyamakan persepsi sesama ormas dan pemerintah dalam rangka pencapaian tujuan dalam pembangunan di Kota Tangerang Selatan.
“Ormas dapat membantu pemerintah kota dalam memerangi narkotika, melakukan gotong royong dilingkungan warga, membantu masyarakat ketika ada kejadian atau musibah. Karena, kita ingin Tangerang Selatan, ormasnya bisa bersinergi pada pemerintah,” ujarnya.
Chaerul mengatakan, dirinya percaya bahwa selama ini ormas-ormas di Tangsel telah berjuang bersama sama dalam mewujudkan tata kelola di pemerintahan.



