Close Ads

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ads


Limbah Tempe Jadi Pupuk, Bagaimana Caranya?

Lifestyle  

Editor: Redaksi

Program Studi Biologi Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) mengubah limbah cair hasil produksi tempe menjadi pupuk organik cair (POC). (Dok. infotangerang.co.id)
Advertisement
Pupuk Organik Cair (POC) dari limbah cair hasil produksi tempe

Dosen lulusan Institut Pertanian Bogor jurusan mikrobiologi ini mengajak mahasiswanya untuk memberdayakan masyarakat yaitu perajin tempe di Kampung Tempe, Kelurahan Koang Jaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang untuk melakukan pengolahan limbah cair hasil produksi tempe menjadi pupuk. Saat ini limbah cair hasil produksi tempe di Kampung Tempe Kota Tangerang diperkirakan mencapai 500-2000 liter per hari. Oleh karena itu perlu dilakukan pengolahan agar kondisi saluran air di sekitar kampung tempe tidak menjadi keruh, hitam, dan berbau menyengat.

Baca juga:  Manfaatkan Akhir Pekan Dengan Gowes Santai Mulai Dari Pesisir Anyer Hingga Pegunungan

“Kalau limbah padatnya biasa dimanfaatkan sebagai pakan ternak, sedangkan limbah cairnya dibuang langsung ke lingkungan. Pengolahan limbah ini diharapkan dapat mengurangi jumlah limbah cair yang dibuang ke saluran air, sehingga bau busuk hilang dengan sendirinya. Harapannya IRT tempe dapat menjadi usaha yang lebih berwawasan lingkungan,” ujar Lekta. (Fan/Red)

Iklan Ads

Baca juga:  Mendagri Tito Karnavian Beri Teguran Keras ke Gubernur Papua
Advertisement

Scroll to Continue With Content

Advertisement