Mendagri Tito Karnavian Beri Teguran Keras ke Gubernur Papua

Penulis -

Senin, 5 April 2021 - 16:16 WIB

Mendagri Muhammad Tito Karnavian. (dok. Puspen Kemendagri)

Mendagri Muhammad Tito Karnavian. (dok. Puspen Kemendagri)

NASIONAL – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian memberikan teguran keras terhadap Gubernur Papua Lukas Enembe. Teguran tersebut diberikan lantaran yang bersangkutan melakukan kunjungan ke Papua Nugini (PNG) tanpa melalui mekanisme yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Dijelaskan Mendagri, setiap kepala daerah wajib mengajukan izin jika hendak bepergian ke luar negeri. Hal itu diatur dalam dalam undang-undang pemerintahan daerah dan peraturan menteri dalam negeri nomor 59 Tahun 2019 tentang tata cara perjalanan ke luar negeri di lingkungan kementerian dalam negeri dan pemerintahan daerah.

Baca Juga :  Bupati Zaki Pastikan Haul di Cilongok Kena Denda, Kapolresta Tangerang Lakukan Penyelidikan

“Prosedur itu dilanggar, itu melanggar hukum, ada sanksinya dan sementara diberikan teguran keras,” kata Tito Karnavian dalam keterangan tertulis, Senin (5/4/2021).

Mendagri juga menuturkan, Gubernur Papua Lukas Enembe beralasan, perjalanannya ke luar negeri dalam rangka menjalani pengobatan. Namun, dikatakan Mendagri, hal itu tak dapat dibenarkan. Sebab, setiap pejabat publik atau kepala daerah, memiliki aturan untuk melakukan perjalanan ke luar negeri sebagaimana undang-undang.

Baca Juga :  Instruksi Mendagri Sebagai Pengingat Penegakan Prokes, Ini Logika Hukumnya

“Pak Gubernur tidak pernah mengajukan izin kepada Kemendagri, padahal kalau memang urgent, komunikasi sama saya sebagai otoritas yang memberikan izin, setelah itu surat menyusul, kalau memang tujuannya untuk kepentingan kesehatan, pasti kita izinkan,” tandasnya.

Mendagri pun berharap, pelanggaran tersebut tak diulangi, bahkan oleh kepala daerah lainnya. Ia berharap semua kepala daerah taat terhadap prosedur dan peraturan perundang-undangan. (Hen/Red)

Source: Puspen Kemendagri.

Share :

Baca Juga

Nasional

Nadiem Makarim Memperbolehkan Anak Sekolah dan Guru Minta Pulsa ke Sekolah

Nasional

Ini Daftar 71 PO Bus AKAP /AKDP Stop Operasi hingga 31 Mei 2020

Nasional

Nama Presiden Jokowi Menjadi Nama Sebuah Jalan di Abu Dhabi

Nasional

BIN Buka Lowongan Tim Penanganan Covid-19 Yang Lolos Jadi PNS

Nasional

Bertemu Wakil DPR-RI, SMSI Akan Siapkan Sentral Produk Berita Online dan Kanal TV

Nasional

Dua Orang Yang Positif Corona Tertular Di Jakarta

Nasional

Jajaran SMSI Berduka, Sekretaris SMSI Riau Meninggal Dunia

Hukum & Kriminal

FPII dan Dewan Pers Independen Mengecam Keras Pembunuhan Wartawan di Mamuju