“Untuk kendaraan di atas 8 ton dilarang melintas. Saat ini pengerjaan pembobokan lantai di segmen dua. Estimasi perbaikan antara satu setengah hingga dua bulan,” ujar Abdul Rahim.
Pengaturan lalu lintas kendaraan besar, menurutnya, sudah dikoordinasikan dengan kepolisian dan dinas perhubungan melalui surat resmi. Pengaturan juga dibantu masyarakat sekitar.
Masyarakat pengguna jalan diimbau menghindari Jembatan Kali Baru dan mencari jalur alternatif karena kemacetan terjadi secara kronis dari jam ke jam. Kendaraan besar bertonase lebih dari 8 ton akan diputar balik atau dialihkan.
(AD/Rdk)
Advertisement
Scroll to Continue With Content



