Close Ads

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ads


Mengapa Sindrom Koroner Akut (SKA) Begitu Penting? Memahami Gejala dan Faktor Risikonya

Menurut dr. Akhmad Isna Nurudinulloh, Sp.JP, seorang Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah dari RS Sari Asih Bintaro, SKA adalah kondisi gawat darurat yang terjadi ketika aliran darah ke otot jantung tiba-tiba berkurang atau terhenti. Ini sering kali disebabkan oleh pecahnya plak lemak di dalam pembuluh darah koroner, yang kemudian memicu pembentukan bekuan darah.

Kesehatan  

Editor: Ardiansyah

Foto: ilustrasi. (Dok. RS Sari Asih Group)
Advertisement

Gejala utama SKA adalah angina, atau nyeri dada. Namun, perlu diingat bahwa gejala ini dapat bervariasi. Nyeri angina pada SKA biasanya ditandai dengan:
• Rasa tidak nyaman di dada: Sering digambarkan sebagai rasa sakit, nyeri, seperti tertimpa beban berat, atau sensasi terbakar di belakang tulang dada.
• Pemicu: Gejala ini sering dipicu oleh aktivitas fisik atau stres emosional, dan tidak hilang hanya dengan istirahat atau obat-obatan.
• Penyebaran nyeri: Nyeri bisa menjalar ke punggung, bahu, rahang, atau lengan, dan biasanya berlangsung lebih dari 20 menit.
• Gejala penyerta: Nyeri dada sering disertai rasa lemah, keringat dingin, rasa cemas, dan bahkan pingsan.

Baca juga:  Mengenal Kanker Payudara pada Wanita

Penting untuk diingat bahwa tidak semua orang mengalami nyeri dada khas ini. Beberapa orang, terutama wanita, lansia, dan penderita diabetes, mungkin hanya merasakan gejala seperti sesak napas, mual, atau kelelahan yang tidak wajar.

Menerapkan Pola Hidup Sehat: Prinsip ‘PATUH’

Untuk mengendalikan penyakit jantung koroner dan mencegah SKA, dr. Akhmad Isna Nurudinulloh menekankan pentingnya menerapkan pola hidup sehat dengan prinsip PATUH:
• Periksa kesehatan secara rutin dan ikuti anjuran dokter.
• Atasi penyakit dengan pengobatan yang tepat dan teratur.
• Tetap diet dengan gizi seimbang.
• Upayakan aktivitas fisik dengan aman.
• Hindari asap rokok, alkohol, dan zat karsinogenik lainnya.

Baca juga:  Dokter RS Sari Asih Sarankan Periksa 3 Hal Ini saat Medical Check-Up

“Dengan mengenali gejala, memahami faktor risiko, dan menerapkan gaya hidup sehat, kita dapat mengambil langkah proaktif untuk melindungi kesehatan jantung kita,” ujarnya.

Jangan ragu untuk segera mencari pertolongan medis jika Anda atau orang terdekat mengalami gejala SKA.

Follow Berita infotangerang.co.id di Google News

(Mad/Rdk)

Iklan Ads

Advertisement

Scroll to Continue With Content

Advertisement