Close Ads
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Iklan


Monumen Siber Indonesia Diresmikan, SMSI: Ini Bukti Cilegon Kota Visioner

Banten, Headline  

Editor: Maya

Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Pusat, Firdaus. (Dok. SMSI)
Advertisement

CILEGON Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Pusat, Firdaus, melakukan kunjungan penting ke Kota Cilegon dalam rangka penguatan peran pers siber sebagai pilar transformasi komunikasi nasional.

Kehadiran Firdaus disambut langsung oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Mantan Wali Kota Cilegon Iman Ariyadi, Wakil Wali Kota Cilegon Fajar Hadi Prabowo, perwakilan Dewan Pers Yogi, serta Plt Sekda Cilegon Ahmad Aziz Deti.

Dalam kesempatan tersebut, Firdaus menyampaikan apresiasi mendalam kepada Pemerintah Kota Cilegon atas dukungan dan penghargaan terhadap SMSI, khususnya terkait hadirnya Monumen Siber Indonesia, sebuah simbol sejarah dan legacy besar bagi perjalanan media digital di Tanah Air.

“Terima kasih kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cilegon yang telah mengapresiasi rekan-rekan SMSI. Monumen Siber Indonesia ini bukan sekadar bangunan, tetapi simbol nilai perjuangan, warisan, dan kekuatan transformasi komunikasi di seluruh Indonesia,” tegas Firdaus.

Baca juga:  Sinergi Kick Of HKSN 2024, SMSI, Kemensos dan Kemendes

Firdaus menekankan bahwa monumen tersebut merupakan bentuk penghargaan terhadap perjuangan insan pers siber yang lahir dari kesunyian, dari jalan-jalan kecil penuh cinta dan pengabdian, hingga mampu menjadi bagian penting dalam pembangunan bangsa.

Ia juga menyoroti bagaimana dunia pers sering menghadapi tantangan besar, termasuk stigma terhadap wartawan yang tidak tergabung dalam kelompok tertentu, serta adanya praktik-praktik kekuasaan yang kerap mengabaikan idealisme pers.

“Kita ini turun ke dunia pers bukan sekadar pekerjaan, tetapi profesi mulia. Jurnalis itu bukan alat kekuasaan, melainkan cahaya bagi masyarakat,” ujar Firdaus dengan penuh semangat.

Jejak Panjang Perjuangan Media Siber

Baca juga:  Pihak Perusahaan Tabung Gas Emosi Saat Wartawan Hendak Konfirmasi

Firdaus mengenang perjalanan panjangnya sejak tahun 2007 ketika ia melawan dominasi konglomerasi media besar. Saat itu ia menggagas media online sebagai ruang baru bagi masyarakat, di tengah dominasi media cetak yang sangat kuat.

Perjuangan tersebut berlanjut hingga tahun 2017, ketika SMSI dideklarasikan di Kota Cilegon sebagai tonggak penting kebangkitan media siber daerah.

“Tahun 2017 SMSI lahir di Cilegon. Ini bukan kebetulan, ini sejarah. Dari kota industri ini, gagasan besar media siber nasional dirumuskan,” ungkapnya.

Firdaus menyebut bahwa Cilegon memiliki peran strategis dalam perjalanan SMSI, bahkan menjadi salah satu fondasi awal sebelum organisasi tersebut berkembang luas hingga ke seluruh penjuru Nusantara, termasuk Papua.

Iklan Ads

Advertisement

Scroll to Continue With Content

Advertisement