“Karena itulah simulasi dan pengetahuan relawan dan pengurus kebencanaan dan semua pihak yang telah bersinergi perlu untuk ditingkatkan, agar suatu saat terjadi bencana sudah tahu harus berbuat apa dan bagaimana,” paparnya.
Ketua MDMC Kabupaten Tangerang Periode 2021 hingga 2022, Dedi Efendi mengatakan kegiatan pelatihan dan pendidikan kebencanaan penting guna mengkoordinasikan mobilisasi sumber daya dalam tanggap darurat bencana, mitigasi dan kesiapsiagaan serta rehabilitasi pasca bencana.
“Setiap relawan harus memiliki kemampuan manajemen, dan juga memahami semua hal kebencanaan secara teori, sehingga bilamana terjadi bencana relawan MDMC tidak gagap dalam melakukan pertolongan,” pungkasnya. (Rud/Red)



