Close Ads

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ads


Akibat Mandi di Sungai, Kelamin Bocah di Pagedangan Kemasukan Lintah

Kabupaten Tangerang  

Advertisement

Proses pengeluaran lintah tak mudah dah memilukan, karena Ray terus menangis serta berteriak kesakitan. Baru setelah dua jam lebih, usahanya pun berhasil.

“Setelah berhasil ditarik keluar langsung dimatiin lintahnya,” jelas Samsudin.

Meski lintah sudah berhasil dikeluarkan, kondisi Ray Saputra masih terlihat lemas dan terbaring di rumah. Dia masih merasa kesakitan di bagian alat kelaminnya yang terluka.

Baca juga:  Soal Tumpukan Sampah di Teluknaga: Akan Gunakan Alat Berat, Camat: Kami Sudah Pasang CCTV

Namun demikian, keluarganya tidak bisa membawa Ray untuk dirawat ke rumaha sakit karena keterbatasan ekonomi. Ditambah kondisi COVID-19 yang membuat Samsudin tak bekerja.

“Ya anak saya masih kesakitan karena alat kelaminnya membengkak dan keluar darah juga. Tapi mau gimana lagi, karena nggak ada biaya untuk dirawat, saya enggak bisa bawa dia ke rumah sakit. Kondisinya begini, kerja juga enggak saya,” kata Syamsudin. (Her/Red)

Iklan Ads

Baca juga:  Bupati Tangerang Bersama Forkopimda Lakukan Vaksinasi Covid-19 Tahap ke-2
Advertisement

Scroll to Continue With Content

Advertisement