Close Ads

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ads


Pangdam Jaya Tinjau Lahan Pertanian Ketahanan Pangan Mandiri di Tangerang

Tangerang Raya  

Pangdam jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman bersama jajaran lakukan kunjungan kerja meninjau lahan pertanian ketahanan pangan mandiri di kelapa dua Tangerang. (dok.Pangdam Jaya)
Advertisement

Satuan tersebut juga saat ini sedang megembangkan suatu hal untuk kebutuhan masyarakat. Salah satunya yang dikembangkan oleh satuan ini adalah menanam bawang.

“Menanam bawang nanti mekanismenya dengan modal yang ada, nanti kalau panen hasilnya kembali ke modal, sisanya kesejahteraan prajurit dan sisanya diserahkan kepada masyarakat korban Covid-19. Sehingga minimal meringankan beban ekonomi masyarakat,” sebut Pangdam.

Pangdam Dudung Abdurachman mengucapkan terima kasih kepada Tarumanagara atas lahan 20 hektar yang disiapkan oleh Yayasan Tarumanagara, yang saat ini belum digunakan untuk kegiatan-kegiatan yayasan. Sehingga diberikan kepada kami untuk diolah kepada prajurit- prajurit dan di bantu mitra batalyon Kavaleri 9/SDR.

Baca juga:  Survei IPO: Publik Puas dengan Kinerja WH

Nah ini ada yang luar biasa, dimana biasanya bawang dalam 1 hektar itu menghasilkan 4 sampai 5 ton, ini bisa sampai 10 ton, nah hasil ini luar biasa sehingga bisa 2 kali lipat dengan modal yang sama dari hasil yang 4-5 ton, sehingga keuntungan bisa 2 kali lipat, bahkan tadi ada petani yang selama ini menggunakan pupuk biasa sekarang menggunakan pupuk Kartika. Pupuk ini adalah temuan dari mitra kita, namanya pupuk Kartika Jaya karena kita Kodam Jaya, jadi kita namakan Pupuk Kartika Jayakarta,” ungkapnya.

Baca juga:  Kelurahan Pabuaran Tumpeng Gelar Rapat Persiapan PSBB

“Pupuk ini terdiri dari Kiloid, Z-N, Hidro sehingga bagaimana kesuburan tanah dan ini bisa mengembalikan kondisi tanah seperti 40 tahun yang lalu, ini luar biasa dan ini akan dikembangkan di seluruh jajaran kodam jaya termasuk di Korem 051/WKT ada 32 hektar sawah yang kita kelola selama ini. Hasilnya nanti untuk kesejahteraan masyarakat di lingkungan yang menjadi korban Covid-19,” tutupnya. (Dhi/Red)

Source: SMSI Kabupaten Tangerang.

Iklan Ads

Advertisement

Scroll to Continue With Content

Advertisement