Tidak cukup sampai disitu, lanjut Ferry, JE juga melemparkan asbak kaca dan tongkat besi, kemudian JE mengarahkan ke perut Ferry. “Saya sempat tangkis dengan kedua tangan hingga akhirnya terkena di kepala bagian belakang dan mengalami luka memar bengkak dan luka cakar ditangan,” kata Ferry dalam keterangan pers tertulis, Selasa (08/9/2020).
Ferry berharap kejadian ini semoga cepat ditangani oleh pihak Polsek Sawah Besar demi keadilan dan tidak terjadi pada Lawyer lain apabila menangani kasus seperti ini, dengan karakter pengusaha yang bersifat arogan seperti itu.
“Meski ini menimpa kepada saya, saya akan tetap mencari keadilan untuk klien dan saya pribadi. Selain itu, saya juga akan melaporkan perusahaan elektroniknya kepada Dinas Tenaga Kerja Jakarta Pusat guna mengecek kelengkapan dokumen maupun perijinan dari perusahaan tersebut,” ujarnya. (Her/Red)



