Close Ads

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ads


Pengeroyokan Kader Banser Hingga Bahar Bin Smith Jadi Tersangka, Ini kata Kapolres Metro Tangerang Kota

Kota Tangerang  

Editor: Ardiansyah

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Dr. Raden Muhammad Jauhari saat memberikan keterangan Pers di kasus dugaan pengeroyokan Kader Banser.
Advertisement

“Penyidikan Polri tidak berdiri sendiri. Ada pengawasan internal dan eksternal. Oleh karena itu, publik tidak perlu meragukan profesionalitas Polres Metro Tangerang Kota,” ujarnya.

Kapolres menegaskan bahwa dirinya secara pribadi bertanggung jawab penuh atas jalannya proses penyidikan hingga perkara tersebut tuntas dan memperoleh kepastian hukum.

“Saya pastikan Polri hadir untuk memberikan keadilan, bukan tekanan. Proses hukum ini akan kami kawal sampai akhir,” tegasnya.

Ansor–Banser: Dukungan Moral, Tuntutan Keadilan Substantif

Ketua GP Ansor Banser Kota Tangerang Midyani menyampaikan bahwa kehadiran pihaknya ke Mapolres merupakan bentuk dukungan moral dan institusional kepada aparat kepolisian, sekaligus penyampaian aspirasi keadilan atas peristiwa yang menimpa kader Banser.

Baca juga:  KNPI Sebar Tim Check Point PSBB di Kota Tangerang

“Kami hadir bukan untuk melakukan provokasi atau tekanan, melainkan untuk mendukung aparat penegak hukum agar menyelesaikan kasus ini secara adil, objektif, dan tuntas,” ujar Midyani.

Namun demikian, Midyani juga menyampaikan keprihatinan dan keberatan atas adanya informasi penangguhan penahanan terhadap sejumlah pelaku yang telah ditetapkan sebagai tersangka.

“Berdasarkan keterangan korban, jumlah pelaku lebih dari tiga orang. Penangguhan penahanan terhadap sebagian pelaku menimbulkan pertanyaan dan melukai rasa keadilan kami,” katanya.

Baca juga:  Spesialis Rumah Kosong Beraksi di Karawaci: Pintu Dicongkel, Puluhan Gram Emas Hilang

Ia meminta agar seluruh pihak yang terlibat dalam dugaan pengeroyokan tersebut diproses secara setara sesuai hukum yang berlaku.

Komitmen Menjaga Ketertiban dan Etika Publik

Meski menyampaikan tuntutan tegas, Midyani memastikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan berlangsung damai dan menjunjung tinggi etika publik serta nilai-nilai ke-NU-an.

“Kami menjamin tidak akan ada kericuhan. Jika terdapat provokasi, kami sendiri yang akan menyerahkannya kepada aparat kepolisian. Ansor dan Banser berkomitmen menjaga akhlakul karimah dan ketertiban umum,” ujarnya.

(Hnd/Rdk)

Iklan Ads

Advertisement

Scroll to Continue With Content

Advertisement