“Sarana Ekonomi, pasar tumpah, pasar modern, minggu-minggu terakhir ini pun kita sudah melakukan simulasi di tempat-tempat keramaian tersebut, dan tentu saja ini sangat berguna untuk melakukan pengetesan pada lapisan masyarakat secara luas,” ungkap Zaki.
Lanjut zaki, secara random hampir dua minggu sekali melakukan rapid test di beberapa pasar yang ada di Kabupaten Tangerang. Oleh karena itu, kita membutuhkan banyak alat rapid tes karena sebagian rapid tes yang dari Siloam tersebut akan di gunakan di sana.
Sementara itu, Dr. Grace F. Indradjaja sebagai Direktur Rumah Sakit Siloam mengungkapkan bahwa kenapa kita memilih Kabupaten Tangerang untuk kita berikan bantuan 1000 alat rapid test, karena Rumah Sakit Siloam sendiri berada di Kabupaten Tangerang. Rumah Sakit Siloam Kelapa Dua ada di Kabupaten Tangerang aku juga ada di Kabupaten Tangerang, jadi kita memiliki ikatan emosional secara langsung dengan Kabupaten yang sama, makanya memilih di sini.
“Ya saya juga berharap alat Rapid Test ini bisa dimanfaatkan dan ini bisa bermanfaat dan digunakan sebaik-baiknya oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam rangka upaya pencegahan penanganan COVID-19,” terangnya. (Dhi/Red)



