Kemudian 74 persen responden juga menilai Pemprov DKI sudah menangani dengan baik persoalan harga bahan pokok, harga BBM, kebutuhan pangan, pakaian, keterjangkauan kepemilikan/sewa tempat tinggal. Sebanyak 26 persen menjawab sebaliknya.
Lain halnya pada bidang wiraswasta, seperti dukungan pemerintah terhadap UMKM, produksi hingga konsumsi, sebanyak 62 persen responden menjawa Pemrov DKI Jakarta belum menangani persoalan itu dengan baik, hanya 38 persen yang menjawab sebaliknya.
Mohammad Mulyadi, Profesor Riset Sosiologi di Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) yang menanggapi hasil survei itu menilai, Anies Baswedan sudah berhasil memimpin Jakarta.
“Anies Baswedan menunjukkan kelasnya sebagai intelektual kum birokrat, selain tata kelola ibukota berhasil ia bangun, banyak inovasi juga terimplementasi dengan baik,” katanya.
Untuk diketahui, survei IPO yang berlangsung 23-26 September 2022 tersebut dilakukan di DKI Jakarta secara hybrid (melalui kuesioner digital dan sambungan telepon) dengan jumlah responden 400 orang melalui sambungan telepon, dan 1.000 orang melalu kuesioner digital. Margin error 2,90 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.
(Rdk)



