“Ambulans ini sepenuhnya digunakan untuk kepentingan masyarakat. Pengoperasian dan pengelolaannya diatur oleh pemerintah kelurahan dan menjadi tanggung jawab lurah,” tegasnya.
Bupati Maesyal Rasyid menambahkan, setiap unit ambulan telah dilengkapi dengan fasilitas kesehatan yang memadai, termasuk tempat tidur pasien, tabung oksigen, oksigen cadangan, serta perlengkapan P3K. Fasilitas ini penting untuk mendukung penanganan awal sebelum pasien mendapatkan layanan lanjutan di fasilitas kesehatan.
“Untuk tenaga kesehatan, pada kondisi kegawatdaruratan, 1–2 tenaga medis dapat mendampingi sopir ambulan untuk memberikan penanganan awal kepada pasien,” imbuhnya.
Ke depannya, Pemkab Tangerang berkomitmen untuk terus menambah armada ambulan Puskesmas keliling, tidak hanya di kelurahan tetapi juga di desa-desa, berdasarkan hasil pemetaan kebutuhan layanan kesehatan masyarakat yang mendesak.
(AD/Rdk)



