Close Ads

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ads


Tempuh 200 Km Jalan Kaki, Tradisi Sakral Seba Warga Baduy

Banten  

Tempuh 200 Km Jalan Kaki, Tradisi Sakral Seba Waga Baduy.
Advertisement

INFOTANGERANG.CO.ID – Puluhan warga Badui Dalam dari kampung Cibeo, Cikawartana, dan Cikeusik di Desa Kanekes, Kabupaten Lebak, Banten, melakukan perjalanan panjang menuju Rangkasbitung lalu ke Kota Serang untuk mengikuti tradisi Seba. Perjalanan pulang-pergi mencapai sekitar 200 kilometer, seluruhnya ditempuh dengan berjalan kaki.

Mereka berangkat sekitar pukul 03.00 WIB, menyusuri gelapnya hutan di kawasan Gunung Kendeng tanpa penerangan. Jalur setapak di perbukitan curam yang licin serta ancaman ular berbisa bukan halangan bagi mereka.

Baca juga:  Sah! PWI Kota Tangerang Lakukan Penyegaran Pengurus

Tradisi ini merupakan kewajiban adat yang sakral, dijalankan setelah menyelesaikan Kawalu (tradisi puasa dan ritual syukur) selama tiga bulan.

Baca juga:  Meski Divonis Bersalah, Ini Pertimbangan yang Meringankan Brigadir NP

“Kami berjalan kaki untuk mengikuti Seba setelah menjalani Kawalu selama tiga bulan. Ini sudah menjadi aturan dari leluhur,” kata Rahman (50), warga Badui Dalam, saat ditemui di Lebak, Sabtu (25/4/2026).

Iklan Ads

Advertisement

Scroll to Continue With Content

Advertisement