“Gaya hidup yang kurang baik turut memperbesar faktor risiko seorang anak menderita diabetes, sehingga memiliki berat badan berlebih seperti obesitas dan aktivitas fisiknya kurang, sehingga menimbulkan tumpukan lemak yang membuat sel insulin mengelola gula darah dalam tubuhnya,” lanjut dr Dinar.
Gejala-gejala diabetes pada anak disebutkan dr Diar dapat terlihat layaknya yang terjadi pada orang dewasa. Rasa haus yang berlebih, sering ke kamar mandi untuk buang air kecil dan pola makan yang tidak biasa semisal masih lapar meski sudah beberapa kali makan.
“Jika beberapa kondisi atau gejala tersebut ada namun berat badannya malah turun secara drastis itu bisa kita curigai anak kita terserang diabetes,” tuturnya.
dr. Dinar Handayani menyampaikan cara penanganan diabetes pada anak memerlukan diagnosis lengkap yang kemudian disesuaikan dengan tipe diabetes pada anak untuk dilakukan terapi. Temui ahli medis terdekat jika beberapa ciri diabetes terlihat pada anak untuk segera dilakukan pengecekan.
Follow Berita infotangerang.co.id di Google News.
(Mad/Rdk)



