Ia menjelaskan, bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah menghadirkan layanan “Haji Ramah Lansia dan Disabilitas”.
Pemerintah sangat peduli terhadap jemaah dengan keterbatasan fisik, agar mereka tetap bisa menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman.
Nantinya, kursi roda akan dibagikan ke setiap sektor pelayanan di Makkah sebelum diteruskan ke hotel-hotel tempat jemaah Indonesia menginap.
Basir menambahkan, pengiriman bantuan kursi roda masih akan berlanjut pada tahap berikutnya sesuai kebutuhan di lapangan.
“Ini merupakan pengiriman tahap pertama. Direncanakan akan ada pengiriman tahap kedua dengan jumlah yang akan kami konfirmasi ulang dengan PPIH Pusat di Jakarta,” katanya.
Dengan tambahan sarana tersebut, PPIH berharap kebutuhan mobilitas jemaah selama pelaksanaan ibadah di Armuzna dapat terpenuhi, terutama di tengah kondisi cuaca Arab Saudi yang cukup ekstrem saat musim haji berlangsung.
“Mudah-mudahan bermanfaat untuk jemaah haji kita dan dapat menunjang suksesnya penyelenggaraan haji tahun 2026,” pungkas Abdul Basir.
(Ard/Rdk)



