Close Ads

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ads


Habib Umar Alhamid dan Warga Banten Tanggapi Pernyataan KSAD Dudung Abdurachman

Banten  

KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman. (Dok. SMSI Kabupaten Tangerang/infotangerang.co.id)
Advertisement

BANTEN – Ada dugaan jika ketegangan antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dengan rakyat, terutama umat Islam terjadi karena adanya upaya adu domba dari orang-orang yang tidak suka akan kedekatan TNI dengan rakyat.

Hal itu bisa dilihat dari begitu banyaknya kejadian belakangan ini yang melibatkan TNI dengan rakyat.

Baca juga:  Jelang Hari Bhayangkara ke-74, Karangan Bunga Banjiri Halaman Polda Banten

“Saya melihatnya kejadian tersebut bukanlah kejadian biasa. Karena kejadiannya seperti terstruktur dan masif,” jelas Panglima Generasi Cinta Negeri (Gentari) Habib Umar Alhamid di kediamanya.

Menurutnya, seperti masalah penurunan baliho yang terjadi di Jakarta. Kenapa harus TNI yang menurunkan, bukannya ada Satpol PP.

Baca juga:  Kang Tamil Sebut Capres Harus Berani Lawan Mafia Tanah

“Mungkin saja pada saat itu tidak ada yang berani menurunkannya, maka di instruksikanlah TNI yang di nilai dekat dan di cintai oleh rakyat,” tegasnya.

Iklan Ads

Advertisement

Scroll to Continue With Content

Advertisement