BANTEN – Ada dugaan jika ketegangan antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dengan rakyat, terutama umat Islam terjadi karena adanya upaya adu domba dari orang-orang yang tidak suka akan kedekatan TNI dengan rakyat.
Hal itu bisa dilihat dari begitu banyaknya kejadian belakangan ini yang melibatkan TNI dengan rakyat.
“Saya melihatnya kejadian tersebut bukanlah kejadian biasa. Karena kejadiannya seperti terstruktur dan masif,” jelas Panglima Generasi Cinta Negeri (Gentari) Habib Umar Alhamid di kediamanya.
Menurutnya, seperti masalah penurunan baliho yang terjadi di Jakarta. Kenapa harus TNI yang menurunkan, bukannya ada Satpol PP.
“Mungkin saja pada saat itu tidak ada yang berani menurunkannya, maka di instruksikanlah TNI yang di nilai dekat dan di cintai oleh rakyat,” tegasnya.



