“Dan, kita semua tau kalau TNI bukan milikmu, tapi milik kita, rakyat Indonesia,” sambung Habib Umar Alhhamid.
Senada dengan Habib Umar Alhamid, Ketua Akur Sedulu Cilegon Banten (ASC), mengatakan masyarakat Banten meyakini perkataan Dudung bukan untuk menyamakan Tuhan dengan manusia.
“Saya dan saudara-saudara kami di Banten yakin yang di maksud Bapak Dudung pasti bukan menyamakan Tuhan dengan manusia. Untuk itu, saya mengajak agar kita proporsional dan adil dalam menilai pernyataan Bapak Dudung tersebut,” jelas Edi.
“kita wajib menyayangi dan mencintai TNI dan Polri dengan apa adanya. Karena TNI Polri adalah milik kita bersama. Untuk menjaga keharmonisan dalam bingkai NKRI mari kita kembangkan untuk berprasangka baik kepada para pemimpin kita,” tandas Edi mantan aktifis Pelajar Islam Indonesia (PII) Jawa Barat.
(Fan)



