KABUPATEN TANGERANG – Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar menyesalkan adanya temuan kasus pencurian komponen PJU atau penerangan jalan umum di wilayah Kabupaten Tangerang yang berimbas pada rusaknya PJU.
Hal tersebut diungkapkan oleh Bupati Zaki ketika mengikuti perss conference kasus pencurian kabel PJU di wilayah Kabupaten Tangerang yang digelar di Polsek Panongan Kabupaten Tangerang.
Bupati Zaki mengatakan dari hasil kejahatan yang ditemukan tersebut banyak sekali merugikan masyarakat terutama matinya PJU di jalur yang kabelnya diambil atau panelnya dicuri. Menurutnya, hal itu menyebabkan banyaknya laporan mengenai PJU mati yang hampir setiap hari diterima oleh Dishub Kabupaten Tangerang.
“Jadi tidak salah, dari 81 titik sudah barang tentu 1 jalur PJU-nya pasti mati karena ada komponen kabel yang hilang dicuri. Inilah kerugian yang kemudian juga mengganggu pelayanan PJU yang diakibatkan dicurinya kabel-kabel tersebut,” ungkap Zaki.
Bupati juga menjelaskan Pemkab. Tangerang senantiasa berupaya dan berusaha untuk terus melayani masyarakat, khususnya jaringan jalan yang membutuhkan penerangan jalan umum. Setiap tahun dipasang PJU baru tetapi dengan adanya kasus pencurian kabel menyebakan banyak juga PJU yang akhirnya mati gara-gara kabelnya dipotong, digunting dan dicuri.
“Kami dari Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang menghimbau kepada masyarakat apabila ditemukan kejadian janggal pelaksanaan pemeliharaan yang melibatkan entah itu oknum petugas PLN yang menyamar atau dari oknum Telkom dan lain sebagainya yang menyamar apalagi ditemukan indikasi adanya pemotongan kabel segera laporkan kepada aparat penegak hukum terdekat ke Polsek, pos polisi ataupun ke kantor kelurahan desa atau kecamatan,” jelasnya.
Zaki mengucapkan terima kasih kepada Kapolres, Kasatreskrim, Kapolsek beserta seluruh jajaran Polri yang telah mengungkapkan kejadian ataupun kasus pencurian kabel PJU ini. Pada kesempatan tersebut dia juga mengucapkan selamat hari ulang tahun Bhayangkara, semoga Polri Terus Semakin Berjaya.



