Close Ads

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ads


Pak Erick Tohir Dirut Pertamina Layak Dicopot

DKI Jakarta  

Dedi Kurnia Syah, Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO).
Advertisement

JAKARTA – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dinilai Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah merupakan buah dari kegagalan Komisaris dan Direktur Utama Pertamina.

Dedi mengatakan, pemerintah menjadi korban kegagalan Pertamina dalam mengelola harga BBM dalam negeri.

Baca juga:  Diterjang Angin Kencang, Atap Enam Lapangan Padel di Meruya Jakarta Barat Ambruk

“Keberadaan komisaris dari politisi seperti Basuki Tjahaja Purnama, juga Dirut Nicke Widyawati jelas tidak berdampak baik bagi publik, keduanya layak dicopot, segera ganti tokoh lain yang jauh lebih punya kapasitas dan berpihak pada publik,” kata Dedi kepada wartawan, Jumat (16/9/2022).

Baca juga:  Survei IPO Mei 2025, Nama Menko Pangan Zulkifli Hasan Berkinerja Paling Moncer

Menurutnya, kenaikan harga tersebut membuat citra pemerintahan Jokowi merosot di mata publik. Padahal pemerintah menentukan harga berdasarkan rekomendasi dan laporan Pertamina.

Iklan Ads

Advertisement

Scroll to Continue With Content

Advertisement