JAKARTA – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dinilai Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah merupakan buah dari kegagalan Komisaris dan Direktur Utama Pertamina.
Dedi mengatakan, pemerintah menjadi korban kegagalan Pertamina dalam mengelola harga BBM dalam negeri.
“Keberadaan komisaris dari politisi seperti Basuki Tjahaja Purnama, juga Dirut Nicke Widyawati jelas tidak berdampak baik bagi publik, keduanya layak dicopot, segera ganti tokoh lain yang jauh lebih punya kapasitas dan berpihak pada publik,” kata Dedi kepada wartawan, Jumat (16/9/2022).
Menurutnya, kenaikan harga tersebut membuat citra pemerintahan Jokowi merosot di mata publik. Padahal pemerintah menentukan harga berdasarkan rekomendasi dan laporan Pertamina.



