Close Ads

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ads


Dampak Bullying di Sekolah Bisa Sebabkan Depresi

Kota Tangerang  

Psikiater dari RS Sari Asih Karawaci, Kota Tangerang, dr Uliandri Amrullah, SpKJ. (RS Sari Asih Group/infotangerang.co.id)
Advertisement

KOTA TANGERANG – Perundungan atau bullying yang terjadi pada anak di sekolah bisa saja luput dari perhatian orang tua maupun guru. Korban perundungan biasanya enggan atau malu menceritakannya kepada siapapun, termasuk orang tuanya.

Dampak perundungan yang tidak terpantau dapat memengaruhi karakter anak menjadi negatif, dan sulit hilang meski anak sudah tumbuh dewasa. Untuk itu diperlukan perhatian esktra dari orang tua dan pihak sekolah.

Psikiater dari RS Sari Asih Karawaci, Kota Tangerang, dr Uliandri Amrullah, SpKJ, menerangkan perlunya kita memantau kondisi psikologis anak baik saat berada di dalam maupun luar sekolah. Kondisi tersebut bisa dilihat dari perubahan prilakunya.

Baca juga:  Catat! Hari Ini Polisi Alihkan Arus Lalin Saat Kirab Api Porprov Banten 2022

“Misal anak biasanya dikenal periang, lalu tiba-tiba berubah menjadi pendiam, jarang bicara, lebih senang menyendiri dan menghindar dari pergaulan sehari-hari. Itu yang perlu diberikan perhatian,” sebut dr Uliandri.

Diperlukan perhatian lebih serius jika perubahan perilaku yang ditampilkan anak telah dialami selama lebih dari dua minggu dan dapat lebih cepat bila perubahan perilaku anak tampak nyata dan berat. Dekati anak untuk melakukan pembicaraan dan beri bantuan. Jika sulit, beri anak waktu sehingga mereka siap untuk berbicara.

Baca juga:  Duh! Praktik Prostitusi di Kota 'Akhlakul Karimah' Kembali Terjadi

Perubahan perilaku pada anak yang berlangsung terus menerus, tidak mendapat perhatian dan dukungan, tidak adanya validasi perasaan anak dapat memengaruhi kesehatan mental anak di kemudian hari. Seperti anak rentan menjadi depresi, mengalami cemas berlebihan, perubahan pola makan dan tidur, takut dan enggan untuk pergi ke sekolah, bahkan dapat timbul pikiran-pikiran untuk membalas dendam.

Iklan Ads

Advertisement

Scroll to Continue With Content

Advertisement