INFOTANGERANG.CO.ID – Fasilitas jalan tol layang MBZ (Sheikh Mohammed Bin Zayed) kembali menjadi sorotan setelah sebuah insiden membahayakan menimpa seorang warga Tangerang berinisial F pada pagi hari pasca Sholat Idul Adha. Niat hati bertolak ke Bandung, perjalanan keluarga tersebut justru terhenti di KM 35 akibat ban mobil robek tertusuk material tol.
Insiden ini dialami oleh F beserta istrinya. Sekitar pukul 09.00 WIB, ban belakang sebelah kiri mobil yang mereka tumpangi tiba-tiba kehilangan tekanan angin secara drastis hingga robek. Mereka terpaksa menepi di bahu jalan Tol MBZ yang dikenal sempit dan rawan kecelakaan. Sembari menunggu bantuan, F turun untuk memasang safety triangle (segitiga pengaman) demi mencegah tabrakan dari belakang.
Setelah menghubungi Call Center Jasa Marga di 133, sebuah truk evakuasi tiba dalam waktu singkat, kurang lebih 10 menit.
Ada kejadian menarik saat evakuasi berlangsung. Saat perjalanan ditarik menuju Exit Tol Karawang Timur, kru towing melihat kendaraan lain yang juga mengalami pecah ban di KM 40. Dengan sigap, kru Jasa Marga tersebut berhenti sejenak untuk membantu pengendara lain yang kesulitan, sebelum akhirnya melanjutkan perjalanan mengevakuasi mobil milik F.
F sangat mengapresiasi pelayanan Jasa Marga. Kru menurunkan mobil di tukang tambal ban terdekat dengan hati-hati. Layanan ini diberikan secara cuma-cuma tanpa pungutan biaya, sebagai bagian dari standar pelayanan minimal (SPM) Jasa Marga untuk menderek kendaraan darurat ke gerbang keluar terdekat.

