Aksi Mogok Nasional, Polsek Jatiuwung Himbau Buruh Tidak ke Jakarta

Penulis -

Jumat, 9 Oktober 2020 - 07:21 WIB

Kapolsek Jatiuwung, Kompol Aditya Pratama Simanggara sedang memberikan himbauan kepada perwakilan aksi buruh untuk tidak ke Jakarta. (Istimewa)

Kapolsek Jatiuwung, Kompol Aditya Pratama Simanggara sedang memberikan himbauan kepada perwakilan aksi buruh untuk tidak ke Jakarta. (Istimewa)

KOTA TANGERANG – Dalam rangka menolak Undang-Undang (UU) Cipta Kerja yang telah disahkan oleh DPR RI, sejumlah massa buruh dari berbagai serikat menggelar aksi mogok nasional untuk demo di gedung MPR dan DPR RI Senayan, Jakarta.

Demi menjaga keamanan dan keselamatan ditengah pandemi, jajaran Polsek Jatiuwung menghimbau agar pendemo tidak berangkat ke Jakarta.

“Kita lakukan berbagai himbauan untuk tidak berangkat kesana untuk menjaga keamanan dan keselamatan diri dari penularan virus corona yang saat ini tengah menjadi pandemi,” tutur Kapolsek Jatiuwung, Kompol Aditya Pratama Simanggara, Kamis (08/10/2020).

Baca juga:  Hari Ini Angkot 'Si Benteng' Resmi Beroperasi, Berikut Fakta Kemewahannya
massa aksi buruh dari berbagai serikat hendak ke Jakarta.

Untuk wilayah Jatiuwung, lanjut Aditya, kepada berbagai serikat dilakukan himbauan saat akan berangkat yakni, DPC KSPSI, FSPMI, FSBM, GSBI, KASBI serta kelompok Anarko.

“Dari pagi kita lakukan negosiasi dan himbauan kepada masing-masing koordinator agar tidak berangkat, sehingga situasi tetap kondusif,” ujarnya.

Namun, pada saat sore hari massa buruh gabungan dari Kabupaten tiba di Kota Tangerang dan berkumpul di Lampu merah Lepisi Karawaci untuk sama-sama berangkat ke Jakarta.

“Menghindari kejadian yang tidak diinginkan, kami bersama Anarkhis Pas Gegana melakukan penyisiran di sepanjang Jalan Raya Merdeka dan Gatot Subroto. 2 orang kelompok Anarko diamankan Polsek Jatiuwung lantaran diduga sebagai provokator,” jelas Aditya.

Baca juga:  Carut Marut Masalah Lahan, Uis: BPN Akan Naikan Harga Tanah

Kapolsek mengatakan pengamanan terhadap kedua buruh lantaran diduga sebagai provokasi memancing massa lainnya untuk berbuat anarkis.

“Di pos Lepisi massa sempat anarkis di lokasi penyekatan dengan melemparkan batu kepada petugas. Namun, dengan sigap jajaran gabungan berhasil meredam situasi menjadi terkendali dan membubarkan diri masing-masing,” pungkasnya. (Dhi/Red)

Source: Iwan Media

Share :

Baca Juga

Kota Tangerang

Gatot Wibowo: Pemkot Tangerang Tidak Mengeluarkan Retribusi Parkir Danau Situ Cipondoh

Kota Tangerang

Bandara Internasional Soekarno-Hatta Kembali Beroperasi

Kota Tangerang

Buruknya Pelayanan RSUD Kota Tangerang, Sang Suami: Istri Mau Melahirkan Malah Dirujuk

Kota Tangerang

Hendak Bermain, Seorang Remaja Tenggelam Belum Juga Ditemukan

Kota Tangerang

FOTO : Penutupan Akses Masuk Pasar Anyar Kota Tangerang

Kota Tangerang

Era Baru Ditengah Covid-19, Pemkot Tangerang Siap Terapkan ‘New Normal’

Explore

Jalan Kumuh Sering Terjadi Begal, Kini Disulap Menjadi Lorong Anggur Berbagai Varian

Kota Tangerang

Mobil Tertimpa Pohon Akibat Hujan dan Angin Kencang di Kota Tangerang