INFOTANGERANG.CO.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang diprediksi melanda sejumlah kota besar di Indonesia pada Rabu (4/3/2026). Kondisi ini dipicu oleh kemunculan tiga bibit siklon tropis serta adanya daerah konvergensi yang memanjang di wilayah perairan selatan Jawa hingga Lampung.

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, mengungkapkan bahwa pihaknya tengah memantau secara intensif tiga sistem siklon yang aktif selama 24 jam penuh. Ketiga sistem tersebut adalah:

  • Bibit Siklon Tropis 90S: Berada di Samudra Hindia selatan Banten-Jawa Barat.
  • Bibit Siklon Tropis 93S: Terdeteksi di barat laut daratan Australia.
  • Bibit Siklon Tropis 92P: Terletak di Teluk Carpentaria, sebelah selatan Papua Selatan.

Sebaran Potensi Hujan di Kota Besar

Prakirawan BMKG, Yuyun W, menjelaskan bahwa kondisi atmosfer saat ini meningkatkan pertumbuhan awan hujan secara signifikan. Berikut adalah prakiraan cuaca di berbagai wilayah:

1. Hujan Sedang hingga Sangat Lebat (Disertai Petir & Angin Kencang):

Jambi, Padang, Pangkal Pinang, Bandar Lampung, Serang, Surabaya, Yogyakarta, Palangkaraya, Banjarmasin, dan Merauke.

2. Hujan Ringan hingga Sedang:

Medan, Tanjung Pinang, Bengkulu, Palembang, Jakarta, Bandung, Semarang, Tanjung Selor, Samarinda, Denpasar, Makassar, Mamuju, Mataram, Kupang, Kendari, Gorontalo, Manado, Ternate, Ambon, Nabire, Jayapura, dan Jayawijaya.

3. Kondisi Berawan:

Banda Aceh, Pekanbaru, Pontianak, Palu, dan Sorong.

Mengingat potensi dampak tidak langsung dari bibit siklon ini seperti genangan air, banjir rob, hingga pohon tumbang akibat angin kencang BMKG meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi warga yang tinggal di wilayah pesisir dan daerah rawan bencana.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, namun meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak tidak langsungnya. Pastikan hanya merujuk pada kanal resmi BMKG untuk menghindari disinformasi,” tegas Teuku Faisal Fathani.

Pemerintah daerah dan instansi terkait juga diharapkan bersiap melakukan langkah mitigasi guna mengantisipasi peningkatan curah hujan yang diprediksi akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan.

(AD/Rdk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *